Erupsi Gunung Agung

Lion Air Group Batalkan 97 Penerbangan Dari dan Ke Bali

Lion Air Group terpaksa membatalkan sebanyak 97 penerbangan maskapai yang dinaunginya yang akan terbang ke Denpasar

Lion Air Group Batalkan 97 Penerbangan Dari dan Ke Bali
ISTIMEWA
Ilustrasi Lion Air 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Lion Air Group terpaksa membatalkan sebanyak 97 penerbangan maskapai yang dinaunginya yang akan terbang dari dan ke Bandara Ngurah Rai Bali.

Letusan Gunung Agung yang asapnya menutupi ruang udara bandara Ngurah Rai menyebabkan bandara tersebut duitutup sejak Senin (27/11/2017) pukul 07.15 WITA hingga Selasa (28/11/2017).

Lion Air Group menaungi beberapa maskapai seperti Lion Air, Wings Air, Batik Air, Malindo Air, dan Thai Lion Air yang seluruhnya beroperasi melayani penerbangan dari dan menuju Bandara Ngura hRai Bali terpaksa membatalkan sejumlah jadwal penerbangannya demi alasan keselamatan dan keamanan bersama.

Tercatat untuk maskapai Lion Air pada hari ini (27/11) membatalkan 52 nomor penerbangan yang melayani penerbangan dari dan menuju Denpasar, Bali, baik rute domestik maupun internasional. Sedangkan untuk maskapai Wings Air terpaks atidak mengoperasikan 25 nomor penerbangannya, dan untuk Batik Air membatalkan 14 nomor penerbangan.

Mengenai maskapai Lion Air Group yang berbasis di Malaysia yaitu Malindo Air pun juga turut membatalkan 4 nomor penerbangan dari Kuala Lumpur, begitupun Thai Lion Air yang berbasis di Thailand juga tidak mengoperasikan 2 nomor penerbangan yang melayani tujuan Bangkok – Denpasar.

“Seluruh pelanggan Lion Air Group yang terkena dampak pembatalan penerbangan tersebut dapat melakukan refund d an mereschedule jadwal penerbangannya dengan menghubungi pelayanan call center maupun customer service Lion Air Group yang tersedia di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, Bali,maupun bandara –bandara asal yang menuju Denpasar,” ujar Ramaditya Handoko, Corporate Communication Lion Air Group.

Rama menambahkan akan terus berkordinasi dan berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait seperti penyelenggara layanan meteorologi penerbangan, penyelenggara navigasi penerbangan, pengelola bandara, otoritas bandara, serta beberapa pihak lainnya.

Hal ini tentu dilakukan bersama sama untuk tetap menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan. Di harapkan para pelanggan mengerti atas ketidaknyamanan ini karena adanya faktor alam yang terjadi dan tidak memungkinkan bagio perasional penerbangan di kawasan Bandar aInternasional Ngurah Rai Bali untuk sementara ini karena terdapat Volcanic Ash Gunung Agung di ruang udara Bandar atersebut.

Sedangkan untuk Bandara Internasional Lombok yang padahari Minggu (26/11) kemari nditutup. Padahari ini Senin (27/11) telah beroperasi kembali dengan normal sesuai jadwal yang tertera.

Penulis: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved