Breaking News:

Bos BEI Minta Tolong Tiga Startup “Unicorn” Indonesia Melantai di Pasar Modal

ketiga perusahaan startup e-commerce asal Indonesia, yakni Gojek, Traveloka dan Bukalapak untuk melantai di pasar modal Indonesia.

zoom-inlihat foto Bos BEI Minta Tolong Tiga Startup “Unicorn” Indonesia Melantai di Pasar Modal
TRIBUNNEWS.COM/SYAHRIZAL
Direktur Utama BEI

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTABursa Efek Indonesia mendorong ketiga perusahaan startup e-commerce asal Indonesia, yakni Gojek, Traveloka dan Bukalapak untuk melantai di pasar modal Indonesia.

Mengingat, ketiga startup tersebut masuk dalam kategori Unicorn atau memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS atau setara Rp 13 triliun.

“Tolong yang namanya Gojek, Tokopedia, Bukalapak, mereka yang pendapatannya lebih 90 persen di Indonesia, tolong mau listing di indonesia, dengan ikut investasi saham," ungkap Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Tito menambahkan, dengan melantai di BEI, maka akan terjadi pemerataan pendapatan bagi masyarakat Indonesia melalui kepemilikan saham.

"Go-Jek kan itu 93 persen market cap-nya di Indonesia. Berikanlah kepada investor Indonesia biar terjadi pemerataan pendapatan melalui kepemilikian dengan investasi saham di Indonesia," terang dia.

Tito menyebut, saat ini BEI juga tengah membidik 42 perusahaan start up e-commerce yang sedang disiapkan di inkubator untuk menawarkan sahamnya pada publik.

Namun, lanjut dia, setiap perusahaan startup yang melantai di BEI, diperlukan adanya aturan baru yang dapat mengkapitalisasi program e-commerce menjadi modal.

Aturan ini akan dituangkan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) hasil rancangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Dengan keluarnya PSAK, Tito memastikan perusahaan start-up akan dapat meraup dana segar dan segera IPO.

"Mereka bisa naikkan modal kalo bisa mengkapitalisasi program. Mudah-mudahan tahun 2018 PSAK bisa keluar,” imbuhnya.

Sebagai informasi, di tahun 2017 tercatat ada dua perusahaan start up yang melantai di BEI. Keduanya yakni PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) dan PT M Cash Integrasi (MCI).

Di tempat yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat memproyeksikan di tahun 2018 akan ada 2 perusahaan start up e-commerce yang akan melakukan IPO.

"Tahun depan diperkirakan ada dua perusahaan start up melantai di BEI," pungkas Samsul.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved