Breaking News:

Temui Wapres Jusuf kalla, Bos Chevron Presentasi Bisnis Eksplorasi Migasnya di Indonesia

"Setiap kuartal pertama ini kami memberi update ke pak wapres mengenai perkembangan bisnis Chevron sebagai investor terbesar migas."

SETWAPRES
Presiden Chevron Asia Pasifik Eksplorasi dan Produksi Stephen W Green menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Chevron Asia Pasifik Eksplorasi dan Produksi Stephen W Green menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Senior Vice President Policy, Government, and Public Affairs Chevron Indonesia Yanto Sianipar mengatakan pertemuan yang berlangsung sekiranya 1,5 jam untuk melaporkan perkembangan terkini bisnis minyak dan gas Chevron di Indonesia.

"Setiap kuartal pertama ini kami memberi update ke pak wapres mengenai perkembangan bisnis Chevron sebagai investor terbesar di minyak dan gas di Indonesia," kata Yanto.

Yanto mengatakan Jusuf Kalla menerima baik hasil perkembangan bisnis Chevron itu dan Chevron memiliki komitmen dalam memenuhi kebutuhan energi dalam negeri Indonesia.

"Beliau (JK) menerima dengan senang hati karena Chevron tetap komit untuk terus mengeksplorasi dan eksploitasi sumber-sumber daya migas yang ada untuk kepentingan energi, kebutuhan dalam negeri Indonesia," jelas Yanto.

Baca: Citilink Turunkan Satu Penumpang Karena Merokok Saat Berjalan Menuju Pesawat

Baca: Bos First Travel Andika Surachman Dimaki Monyet oleh Pengunjung Sidang di PN Depok

Yanto mengatakan JK memiliki harapan agar kerjasama Indonesia dan Chevron terus berjalan.

"Wapres mengatakan terima kasih untuk kerja sama sejak 93 tahun yang lalu. Kami (Chevron) sudah ada di Indonesia, kami sudah membuktikan kerja sama kemitraan yang baik," ucap Yanto.

Saat ditanyai terkait ekplorasi Chevron ke depan, Yanto menjawab yang terpenting adalah kegiatan Chevron berlangsung seperti biasa.

“Itu bagian dari pembicaraan. Saya tidak akan bicarakan detail semua yang kami lakukan laporkan ke wakil presiden. Tidak laporkan yang baru hanya laporkan kegiatan yang sedang berlangsung,” ucapnya.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved