Breaking News:

Aksi Jual Mereda, IHSG Kembali Menguat

Pagi ini, indeks dibuka menguat 41,94 poin setara 0,72 persen ke level 5.764,41 dan sempat mencatatkan level tertingginya di level 5.793,06.

Tribunnews/JEPRIMA
Direktur Utama Danareksa Sekuritas Jenpino Ngabdi (jas hitam) saat memantau pergerakan saham di kantor Danareksa Sekuritas, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018). Pada awal 2018 Danareksa Sekuritas trading saham mencatat kenaikan yang signifikan terlihat dari peningkatan average daily trading value sekitar 40 persen dibandingkan tahun lalu dimana rata-rata transaksi harian mencapai Rp 300 miliar hal ini tentunya didukung oleh research coverage yang solid. sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun diprediksi masih terus kembali bangkit ke teritori positif. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (23/5/2018).

Pagi ini, indeks dibuka menguat 41,94 poin setara 0,72 persen ke level 5.764,41 dan sempat mencatatkan level tertingginya di level 5.793,06.

Hingga pukul 10.00 WIB, indeks mencatatkan transaksi Rp 2,61 triliun dari 2,77 miliar unit saham yang dilego dengan frekuensi sebanyak 142,008 kali.

Sebanyak 167 saham terpantau menguat, 123 saham melemah dan 119 saham bergerak mendatar.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi, IHSG kembali menguat. Hal itu terlihat dari pergerakan IHSG yang berusaha untuk kembali dapat mempertahankan support level sehingga peluang kenaikan dapat terus berlanjut meskipun harga komoditas tengah bergejolak dan mulai membaiknya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

“Diperkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.703 dan resisten 5.936,” kata William.

Sementara itu, Analis Senior Binaartha Sekurita Reza Priyambada berpendapat, IHSG akan melaju pada kisaran support 5695-5708 dan resisten 5758-5775.

Reza mengatakan, positifnya bursa saham global dapat berimbas positif pada IHSG yang dibarengi meredanya aksi jual sehingga IHSG dapat kembali menemukan momentum reboundnya.

“Tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,” pungkasnya.

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved