Breaking News:

Ada Remaja Curi Koper di Bandara, AP II Diminta Benahi Sistem Keamanan

YLKI menyoroti kasus DV (15) yang mencuri 10 buah koper di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan menyelinap melalui pintu keluar.

Editor: Sanusi
TRIBUN JAKARTA/EGA ALFREDA
Barang bukti aneka koper penumpang yang DV curi saat dibeber petugas Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (27/5/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti kasus DV (15) yang mencuri 10 buah koper di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan menyelinap melalui pintu keluar.

Melalui kasus ini, sistem keamanan bandara juga dinilai sangat lemah dan harus segera dibenahi. "Ini fatal sekali. Kasus ini menunjukkan sistem pengamanan di area tersebut sangat lemah," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi Kompas.com pada Senin (28/5/2018).

Kepada polisi saat sudah diamankan, DV mengaku memasuki area pengambilan bagasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dengan berpura-pura sebagai penumpang.

Baca: Sejumlah Tokoh Agama Temui Aung San Su Ki Di Myanmar

Dia sampai membawa koper miliknya sendiri saat tiba di bandara seolah-olah seperti penumpang yang baru saja mendarat. Tulus mendesak agar PT Angkasa Pura II membenahi seluruh sistem keamanan di bandara naungannya, terutama Bandara Soekarno-Hatta.

Hal itu dinilai perlu dilaksanakan sesegera mungkin guna menjaga rasa aman dan kepercayaan pengguna jasa bandara terhadap pengelola bandar udara.

"Jangan sampai Terminal 3 yang dibangga-banggakan itu ternyata punya titik lemah yang rawan," tutur Tulus.

Saat dihubungi secara terpisah, Vice President Corporate Communication AP II Yado Yarismano mengingatkan agar penumpang selalu waspada.

Yado juga meminta penumpang tidak segan untuk melapor ketika didapati ada hal-hal yang mencurigakan.

"Langsung melaporkan saja jika ada hal-hal yang tidak biasanya," ujar Yado.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Remaja Curi Koper di Bandara, YLKI Desak AP II Benahi Sistem Keamanan"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved