Adaro Energy Kantongi Izin Akusisi 80 Persen Saham Rio Tinto

“Kami sedang mempersiapkan pendanaannya (untuk akuisisi),” ujar Indra, Rabu (30/5/2018) di Jakarta.

Adaro Energy Kantongi Izin Akusisi 80 Persen Saham Rio Tinto
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) bersama EMR Capital meraih izin dari Pemerintah Australia untuk mengakusisi 80 persen saham tambang batu bara Kestrel milik Rio Tinto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — PT Adaro Energy Tbk (ADRO) bersama EMR Capital menyatakan sudah mendapat izin dari Pemerintah Australia untuk mengakusisi 80 persen saham tambang batu bara Kestrel milik Rio Tinto.

Direktur Adaro Energy, Moh. Syah Indra Aman mengatakan, izin tersebut sudah diperoleh minggu lalu. Untuk itu, perseroan saat ini sedang menyiapkan pendanaan untuk akusisi tersebut.

“Kami sedang mempersiapkan pendanaannya (untuk akuisisi),” ujar Indra, Rabu (30/5/2018) di Jakarta.

Indra melanjutkan, transaksi akusisi tersebut ditargetkan bisa dilakukan pada triwulan ketiga tahun 2018. Untuk itu, Adaro Energy bersama EMR Capital membutuhkan dana sebesar 2,25 miliar dolar AS atau setara Rp 31,5 triliun dengan kurs Rp 14.000 per dolar AS untuk mengakusisi tambang milik Rio Tinto yang berlokasi di Queensland, Australia itu.

Baca: Modifikasi Honda Accord: dari Tampilan Lawas ke Model Kekinian

Menurutnya, sumber pendanaan untuk akusisi sebesar 30 hingga 40 persen berasal dari internal. Selebihnya dari pinjaman sindikasi perbankan baik dalam negeri maupun luar negeri. Adapun, porsi akusisinya sebesar 52 persen untuk EMR Capital dan 48 persen ADRO.

“Untuk bank lokal Bank Mandiri misalnya," kata Indra.

Diketahui, tambang batu bara Kestrel terletak di Cekungan Bowen yang memproduksi batu bara kokas keras sebesar 4,25 juta ton. Tambang batu bara itu juga memiliki cadangan yang dapat dipasarkan sebesar 146 juta ton, serta sumber daya sebesar 241 juta ton.

Setelah 80 persen saham Rio Tinto diakusisi, ADRO dan EMR Capital akan bersama-sama mengelola dan mengoperasikan tambang bara.

Caption: Manajemen Adaro Energy menyatakan mendapat izin dari Pemerintah Australia untuk mengakuisisi 80 persen saham Rio Tinto. Akusisi tersebut membutuhkan dana sebesar sekitar Rp 31,5 triliun,

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved