OTT KPK di Purbalingga

Bupati Purbalingga Salam Tiga Jari, Ini Kata Politisi PDIP

Hamka mengatakan hal yang sama pernah dilakukan mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq saat berurusan dengan KPK.

Bupati Purbalingga Salam Tiga Jari, Ini Kata Politisi PDIP
twitter
Bupati Purbalingga Tasdi memberika salam metal beberapa saat setelah tertangkap oleh KPK 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDIP Hamka Haq angkat bicara terkait sikap Bupati Purbalingga, Tasdi, yang mengacungkan salam tiga jari usai ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Hamka, apa yang dilakukan Tasdi tersebut untuk melawan tekanan psikologi usai dicokok KPK.

"Kalau dia melakukan itu mungkin hanya secara psikologis untuk mengimbangi secara psikologis tekanan batinnya, karena dia tertangkap maka begini terus kan (salam metal)," kata Hamka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (6/6/2018).

Baca: Resmi, Michael Essien dan Persib Bandung Berpisah

Hamka mengatakan hal yang sama pernah dilakukan mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq saat berurusan dengan KPK. Lutfi menurut Hamka kerap mengangkat tiga jari (tanpa jempol dan kelingking).

"Sama juga saya melihat dulu ketika saya melihat Presiden PKS ditangkap, selalu juga begini (salam tiga jari)," katanya.

Hamka yakin apa yang dilakukan Tasdi mengacungkan salam tiga jari untuk mengimbangi tekanan psikologis, bukan menyimbolkan bahwa korupsi yang dilakukan atas nama partai. PDIP sendiri menurut Hamka tegas menyikapi kadernya yang terlibat korupsi.

"Ya dari kita kalau memang terbukti OTT, biasa kan OTT dilakukan dengan bukti yang kuat, biasanya kita itu kebijaksanaannya kita tidak perlu menunggu lain bukti-bukti yang lain langsung dipecat. Artinya kan sudah kuat buktinya, kita langsung pecat dan kita tidak buat pembelaan," pungkasnya.

KPK akhirnya menahan Bupati Purbalingga, Tasdi, pada Selasa (5/6/2018) malam, usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) menerima suap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Usai menjalani pemeriksaan, Tasdi digelandang petugas dari kantor KPK menuju mobil tahanan sekitar pukul 22.00 WIB.

Miris, karena Tasdi tetap percaya diri alias PeDe mengacungkan tiga jari simbol Salam Metal kendati dirinya telah berompi tahanan dan digelandang petugas ke mobil tahanan KPK.

Dia tak ragu mengacungkan ibu jari, telunjuk dan kelingkingnya saat kamera foto dan video wartawan menyorotnya.

Bahkan, Tasdi kembali memberikan salam tiga jari seraya tersenyum saat dia sudah berada di dalam mobil petugas yang akan membawanya ke rumah tahanan.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved