Breaking News:

Pilpres 2019

Kadin: Siapa Saja yang Jadi Presiden Nggak Masalah

"Dalam artian, kalau ternyata Jokowi, mereka akan survive dan kalau bukan Jokowi pun mereka akan survive,” ujarnya

Editor: Choirul Arifin
TRIBUN/DANY PERMANA
Raden Pardede 

Laporan Reporter Kontan, Andy Dwijayanto


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melihat, pemilihan presiden tahun depan sebagai salah satu event lima tahunan yang harus disambut dengan baik. Memang awalnya pelaku usaha akan merasa khawatir terkait dengan keamanan.

Namun nyatanya, sejak reformasi tidak ada hal krusial yang berdampak pada perekonomian.

Raden Pardede, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik menyampaikan bahwa pelaku usaha tak terlalu pusing mengenai siapa yang akan jadi presiden. Selama kondisi sosial dan politik stabil, maka pebisnis pun bisa dengan tenang menjalankan usahannya.

“Buat mereka (pelaku usaha) itu bisnisnya harus survive dalam masa apa saja. Dalam artian, kalau ternyata Jokowi, mereka akan survive dan kalau bukan Jokowi pun mereka akan survive,” ujarnya kepada KONTAN, Minggu (5/8/2018).

Menurutnya, kriteria presiden harus memiliki visi yang jelas mengenai pembangunan ekonomi serta memiliki kapabilitas politik yang kuat.

Baca: The Entirely New Lexus ES, Sedan Listrik Hybrid Terbaru dari Lexus

Saat ini, yang dilakukan Jokowi sudah cukup baik dengan fokus pada pembangunan infrastruktur yang masif di seantero negeri.

Kekuatan Jokowi juga dapat dilihat dari sisi perhatian terhadap rakyat miskin, karena selain melakukan blusukan, Jokowi juga dekat dengan rakyat kecil dan paham persoalan yang ada.

Raden berharap, Jokowi bisa memiliki kapabilitas dan kekuatan yang lebih ke depannya agar dirinya bisa menghadapi tantangan ke depan dengan lebih mudah.

Saat ini Jokowi bukan merupakan ketua partai sehingga kurang leluasa dalam menentukan kebijakan politik.

“Sekarang ini demokrasi dan desentralisasi, ini tidak berfungsi secara produktif untuk implementasi kebijakan. Untuk mengubah itu tidak gampang karena beliau bukan pemimpin partai poltik, ini tantangan beliau ke depan yakni harus mereformasi bagaimana institusi politik dan birokrasi berjalan efektif,” kata dia.


Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved