Breaking News:

Ada Pembangunan Jalur Ganda, KCI Imbau Pengguna KRL Berangkat Lebih Awal

Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau agar pengguna kereta komuter Jabodetabek mengatur jadwal keberangkatannya lebih awal.

Tribunnews/JEPRIMA
Karyawan PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) saat membagikan kopi gratis dalam menyambut hari Kartini dengan tema Ngopi Bareng Kartini di Stasiun Kota, Jakarta Barat, Sabtu (21/4/2018). Dalam menyambut hari Kartini PT KCI menghadirkan lebih dari 15 barista perempuan handal akan unjuk kebolehan meracik kopi khas nusantara. PT KCI juga akan membagikan lebih dari 10.000 gelas kopi gratis kepada para penumpang KRL yang dapat menunjukan KTM atau KRL Acces. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNENWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau agar pengguna kereta komuter Jabodetabek mengatur jadwal keberangkatannya lebih awal.

Hal itu terimbas kembali dilanjutkannya pembangunan proyek Double-double Track (DDT) paket A stasiun Manggarai-Jatinegara phase I tahun 2018.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah melaksanakan kegiatan SO2 ( Switch Over II) yang menonaktifkan sementara jalur 6 dan 7 pada Stasiun Manggarai dan untuk sementara waktu pelayanan KRL Bogor Line ke jalur 8 dan 10 sejak Sabtu (11/8/2018).

Pelaksanaan pemindahan jalur tersebut akan berdampak pada perubahan pola operasi KRL Bogor Line, yaitu bertambahnya waktu perjalanan KRL sekitar 5-10 menit. Sebagai contoh, waktu perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dari yang semula 1 jam 55 menit menjadi 2 jam atau 2 jam 5 menit.

Terkait dengan kondisi tersebut, Vice President Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa mengharapkan pengertian masyarakat pengguna jasa KRL atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan hingga pembangunan Stasiun Manggarai sebagai Stasiun Sentral rampung.

PT KCI mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menyesuaikan waktu perjalanannya ketika menggunakan KRL, terutama pada lintas Bogor Line.

“Para pengguma jasa khususnya lintas Bogor-Jakarta Kota/Angke/Kampung Bandan/Jatinegara dan sebaliknya dihimbau agar mengatur kembali perjalanannya dengan memilih keberangkatan lebih awal karena kemungkinan akan terjadi perpanjangan waktu perjalanan sekitar 5 sampai 10 menit khususnya pada saat akan melintas di Manggarai,” kata Eva Chairunisa, dalam keterangan pers, Senin (13/8/2018).

Eva menuturkan, untuk mengantisipasi pelayanan penumpang dan pengoperasian kereta di Stasiun Manggarai, PT KCI akan menambah petugas pengamanan dan pelayanan serta melakukan kordinasi bersama PT KAI Daop 1 untuk mengoptimalkan pengaturan perpindahan penumpang dari dan ke jalur 8 dan 10 serta akan terus melakukan evaluasi pengaturan perjalanan KA selama proses ini berlangsung.

Rencananya, Stasiun Manggarai akan dibangun menjadi 3 lantai. Di mana lantai 1 terdiri dari jalur KA Bekasi line 4 jalur dan KA Bandara 4 jalur, dengam peron 12 stamformasi, lantai 2 terdiri dari layanan penumpang dengan luas kurang lebih 9.108 meter persegi, kapasitas kurang lebih 17.800 orang dengan dilengkapi lift dan escalator bagi para difabel serta lantai 3 terdiri dari jalur KA Antar Kota 6 jalur dan Bogor line 4 jalur, dengan peron 12 stamformasi.

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved