Breaking News:

Gejolak Rupiah

Nyaris Tembus Ambang Batas Psikologis! Sore Ini Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.935 Per Dolar

Mengacu data Bloomberg, dengan posisi tersebut, depresiasi kurs Rupiah melonjak jadi 10,18 persen.

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Petugas menunjukkan lembaran dollar AS di sebuah money changer di Jakarta Pusat 

Laporan Reporter Tribunnews, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  — Laju kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menyentuh level terendahnya dalam lima tahun terakhir ke posisi Rp 14.935 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (4/9/2018). 

Mengacu data Bloomberg, dengan posisi tersebut, depresiasi kurs Rupiah melonjak jadi 10,18 persen. 

Sebelumnya, pada pembukaan perdagangan hari ini, kurs Rupiah dibuka melemah pada posisi Rp 14.822 per dolar AS.

Hari ini, mata uang garuda ditransaksikan pada kisaran Rp 14.780 hingga Rp 14.938 per dolar AS. 

Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai tekanan krisis Turki dan Argentina yang merembet ke negara berkembang menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar global.

Baca: Duh Asyiknya! Keluarga Asal Pondok Cabe Pelesir Setahun Penuh Keliling Indonesia Naik Truk Caravan!

Hal itu terlihat dari melemahnya nilai tukar Rupiah. 

Menurut Bhima, hal itu belum lagi diperparah dengan adanya rencana kenaikan suku bunga The Fed pada akhir September ini. 

“Akibatnya investor menghindari risiko dengan membeli aset berdenominasi dolar. Indikatornya US Dollar index naik 0,13 persen ke level 95,2. Dolar index merupakan perbandingan kurs dolar AS dengan 6 mata uang lainnya,” kata Bhima, kepada Tribunnews.com, Selasa (4/9/2018).   

Upaya BI

Halaman
12
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved