Breaking News:

Budi Karya Sumadi Siapkan Hukuman Setimpal untuk PNS Kemenhub yang Integritasnya Bermasalah

Selama empat tahun menjabat, Budi menyebut ada lima persen dari total pegawai Kemenhub yang memiliki masalah terkait integritas.

TRIBUNNEWS/AMRIYONO PRAKOSO
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui masih ada masalah integritas pada anak buahnya di kementerian yang dipimpinnya.

Selama empat tahun menjabat, Budi menyebut ada lima persen dari total pegawai Kemenhub yang memiliki masalah terkait integritas.

"Masih. Ada lima persen yang masih masalah. Ini nantinya mau kita hantam sekalianlah. Kita kasih hukuman," kata dia dalam obrolan dengan Tribunnews di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Budi menjelaskan, sejauh ini sudah dijalankan sistem reward and punishment untuk pegawai di kementeriannya dan sistem ini akan terus digenjot hingga Budi selesai menjabat sebagai menhub.

Budi mengatakan upaya ini juga untuk menjawab laporan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang menyebutkan ada 16 kasus korupsi sejak 2010 di Kementerian Perhubungan.

"Untuk laporan dari BKN juga akan kami tindak lanjut terus. Jangan sampai terulang lagi." 

Siapkan 250 Pegawai 

Budi menyatakan, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kementeriannya dia menyiapkan program untuk 250 pegawai terpilih.

Mereka akan dipersiapkan untuk mengisi pos eselon III dan VI setelah selesai menjalankan program tersebut.

Baca: Menteri Enggartiasto-Kepala Bulog Saling Tuding Soal Impor Beras, Darmin Ragukan Data Kementan

"Jadi, ke depan nanti kami punya eselon dua yang mumpuni dan memiliki integritas dan kualitas yang baik. Sekarang mereka ada kelas dan ada yang sekolah juga," urainya.

Kelas yang diberikan, jelasnya, pada tataran penguasaan hukum, kepemimpinan, serta pelatihan lainnya. Hal yang sama, sudah diterapkan untuk para Taruna yang ada di bawah kementerian perhubungan.

"Kita maunya, anak-anak yang kualitasnya di tengah ini naik ke atas. Fokus untuk pengembangan karir mereka yang berprestasi," ujarnya.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved