Selasa, 9 Juni 2026

Kenaikan Harga BBM

Alasan Harga Premium Batal Naik, Pertamina Tidak Siap Sehari Dua Kali Naikkan Harga BBM

Hasilnya adalah Pertamina menyatakan tidak siap jika harus ada kenaikan harga BBM dua kali dalam satu hari.

Tayang:
Editor: Sanusi
KOMPAS/PRIYOMBODO
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di salah satu SPBU milik Pertamina. 

TRIBUNNEWS.COM, NUSA DUA - Usai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengumumkan kenaikan harga BBM jenis premium, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) langsung mengecek kesiapan PT Pertamina (Persero) selaku penyalur BBM.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Fajar Harry Sampurno mengatakan pengecekan kesiapan Pertamina itu, karena pada Rabu (10/10) pagi Pertamina baru saja menaikkan harga BBM Pertamax series.

Baca: Baru 30 Menit Diumumkan, Presiden Jokowi Minta Kenaikan Harga BBM Premium Ditunda

"Jadi gini, kita baru tahu setelah Pak Jonan menyampaikan pengumuman bahwa rencananya naik dan kemudian sudah langsung kami tanyakan kepada Ibu Menteri (Rini Soemarno, red) apakah ini bisa dilaksanakan atau tidak," kata Fajar Harry saat konferensi pers di lokasi gelaran IMF-WB 2018, Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).

Lebih lanjut, Fajar menceritakan pengecekan kesiapan Pertamina itu langsung dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Hasilnya adalah Pertamina menyatakan tidak siap jika harus ada kenaikan harga BBM dua kali dalam satu hari. Pertamina juga meminta waktu kepada pemerintah jika memang ada kenaikan harga premium.

"Ibu menteri mengkroscek dengan Pertamina yang menyampaikan bahwa kami (Pertamina) tidak siap untuk melakukan dua kali kenaikan dalam waktu satu hari. Jadi perlu waktu," ungkap Fajar Harry.

Tidak siapnya Pertamina menaikkan harga premium, karena sebelum ada kenaikan harga harusnya dilakukan sosialisasi ke masyarakat terlebih dulu. Kemudian secara teknik, Pertamina juga tidak siap jika ada kenaikan harga premium.

"Ya bukan sosialisasi aja tapi juga teknis, karena sedang melaksanakan kenaikan Pertamax series," papar Fajar Harry.

Adapun per hari ini, PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan bahan bakar minyak untuk Pertamax Series dan Dex Series, serta Biosolar Non PSO.

Dengan adanya penyesuaian tersebut, harga Pertamax naik menjadi 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter, Pertamina Dex Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800 per liter

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved