Kenaikan Harga BBM

Petikan Wawancara dengan Anggota Komisi VII DPR: 'Isu BBM Jangan Digoreng Jadi Kepentingan Politik'

Jumlah minyak mentah yang diimpor sangat besar, jadi argumentasi untuk menaikkan BBM sangat kuat.

Petikan Wawancara dengan Anggota Komisi VII DPR: 'Isu BBM Jangan Digoreng Jadi Kepentingan Politik'
KOMPAS/PRIYOMBODO
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di salah satu SPBU milik Pertamina. 

Dampak kenaikan BBM ke inflasi?

Ciri khas kenaikan BBM di Indonesia punya dampak dignikan terhadap kenaikan inflasi, beda dengan kenaikan harga barang lain misal televisi, sepeda motor, tidak begotu besar pengaruhnya. Tapi kalau solar atau premium naik, pasti akan terjadi kenaikan inflasi.

Inflasi dalam bahasa ekonomi menurunkan daya beli rakyat, kalau golongan ekonomi menengah atas tidak masalah, karena mereka sudah kuat daya belinya, yang punya dampak besar dengan daya beli kalau BBM naik itu menengah bawah, sangat rentan terpengaruh oleh tingkat inflasi.

Jadi, siapapun presidennya harus hati -hari menaikkan BBM karena akan meningkatkan jumah penduduk miskin. Pemerintah memang sudah menganggarkan triliunan rupiah untuk mengurangi jumlah orang miskin, tetapi dengan serta merta orang miskin akan bertambah dengan menaikkan BBM, ini sisi lain.

Jadi sah menaikkan BBM?

Itu alasan sah untuk menaikkan BBM, akan muncul. Saya dapat memahami BBM bersubsidi terutama solar dan premium, itu konsumsi semua truk di Indonesia pakainya solar, truk sebagian besar dipakai angkut barang dari sentra produsen ke sentra konsumen, dari gudang ke pasar. Kalau solar naik, ongkos angkut barang akan naik seketika, harga eceran di pasar supermarket modern naik, semua barang-barang naik.

Kalau Presiden sangat hati-hati menaikkan BBM sangat dipahami karena concern daya beli masyarakat, ini kebetulan terjadi di tahun politik, orang sah saja menitikberatkan apa namanya kebijakan politik, tetapi saya bicara sisi ekonomi bahwa demikian adanya tentang kekhasan komoditas BBM di Indonesia.

Pertamina tidak akan merugi?

Terjadi subsidi silang namanya, dari satu komoditas lain, Pertamina boleh untung dari pertamax dex, pertamax series, keuntungan itu disubsidi untuk menjual solar atau premium, memang rugi iya jual premium dan solar, tapi Pertamina ini kan alat negara, hitung-hitungannya kantong kiri dan kanan.

Sebagai perusahaan yang bayar dividen ke negara tiap tahun, dari kewajiban dividen itu dipotong. Jadi gak ada masalah dengan Pertamina, Pertamina perusahaan negara bukan swasta.

Halaman
123
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved