BNI Ancang-ancang Antisipasi Lonjakan Transaksi saat Harbolnas 12.12

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengoptimalkan pendapatan dari transaksi ecommerce.

BNI Ancang-ancang Antisipasi Lonjakan Transaksi saat Harbolnas 12.12
Tribunnews.com
Ilustrasi Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengoptimalkan pendapatan dari transaksi ecommerce.

General Manager Divisi Jasa Transaksional Perbankan BNI Teddy Wishadi memaparkan setiap bulannya pada 2018, rata-rata transaksi e-commerce bisa melebihi tiga juta transaksi.

Sedangkan pada 2017 rata-rata transaksi e-commerce dibawah satu juta transaksi per bulan.

Lanjut Teddy pada hari belanja online nasional (Harbolnas) 11.11 di 2018 kemarin, dalam satu hari jumlah transaksi e-commerce tumbuh sebesar 296,72% year on year (yoy) menjadi 259.871 transaksi.

Posisi yang sama tahun lalu hanya sebanyak 65.504 transaksi.

Baca: Saham Mana yang masih prospektif saat Sektor Ritel Digempur e-Commerce

Sedangkan nilai transaksinya tumbuh 277,48% yoy menjadi Rp 99.09 miliar. Posisi yang sama tahun lalu hanya Rp 26,25 miliar.

"Tapi kita fokus pada jumlah transaksinya. Sebab ia mendorong pada pendapatan non bunga atau fee based income," ujar Teddy di Jakarta, pada Senin (12/11).

Padahal BNI tidak mengelar program promosi pada Harbolnas 11.11 ini. Bank dengan sandi saham BBNI ini telah bekerja sama dengan tujuh pelaku e-commerce besar di Indonesia.

Pada Harbolnas 12.12 yang akan digelar oleh pelaku industri e-commerce pada 12 Desember mendatang, Teddy akan mempersiapkan sistem untuk menghadapi lonjakan transaksi.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul BNI melayani tiga juta transaksi pembayaran e-commerce per bulan

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved