Breaking News:

Pemerintah Targetkan 99,9 Persen Masyarakat Indonesia Bisa Menikmati Listrik di 2019

Pemerintah berkomitmen terus melakukan peningkatan aksesibilitas listrik kepada masyarakat dengan memperluas penyambungan listrik untuk rumah tangga

Ria Anatasia
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy Noorsaman Sommeng saat konferensi pers di kantornya, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat rasio elektrifikasi sepanjang 2018 mencapai 98,30 persen, meningkat 2,93 persen dari capaian tahun sebelumnya. Angka ini ditargetkan naik kembali di 2019 hingga 99,9 persen.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa mencapai 99,9 persen listrik," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy Noorsaman Sommeng saat konferensi pers di kantornya, Kamis (10/1/2019).

"Pemerintah berkomitmen terus melakukan peningkatan aksesibilitas listrik kepada masyarakat dengan memperluas penyambungan listrik untuk rumah tangga dan beberapa desa," imbuhnya.

Sementara itu, rasio desa berlistrik di 2018 telah mencapai 99,38 persen. Tahun ini, Kementerian ESDM menargetkan semua desa berlistrik 100 persen.

Baca: Jadwal Piala Asia AFC 2019 Hari Ini - Bahrain Vs Thailand, Yordania Vs Suriah, India Vs UEA

Dengan target optimis itu, Sommeng mengaku masih ada sejumlah kendala terkait pengadaan listrik, termasuk soal lahan dan pembangunan kapasitas listrik.

"(Contoh) pembebasan lahan, pada saat membangun sistem awal kelistrikan tidak seperti zaman sekarang. Ada satu sistem secara lahiriah membutuhkan investasi yang cukup besar," jelasnya.

Di lain sisi, Sommeng mengatakan kenaikan rasio elektrifikasi ini diikuti dengan meningkatnya konsumsi listrik perkapita (kilowatt jam/kapita).

"Sampai dengan akhir tahun 2018, konsumsi perkapita telah mencapai 1.064 kWh/kapita dari target sebesar 1.129 kWh/kapita. Di 2019 target konsumsi listrik perkapita adalah sebesar 1.200 kWh/kapita," paparnya.

Berita Populer
Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved