Resmi Jadi Sub Holding Gas, Ini Rencana PGN Sepanjang 2019

PGN optimistis segenap target yang dipatok bakal terealisasi seiring dengan kinerja yang telah ditorehkan.

Resmi Jadi Sub Holding Gas, Ini Rencana PGN Sepanjang 2019
dok PGN
Dari sisi infrastruktur, Sub Holding Gas terus melaksanakan pengembangan infrastruktur yang ditargetkan sampai dengan akhir 2019 total pengelolaan infrastruktur sepanjang 10.547 kilometer. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina Gas atau Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah menyusun strategi guna menjalankan peran selaku Sub Holding Gas.

PGN optimistis segenap target yang dipatok bakal terealisasi seiring dengan kinerja yang telah ditorehkan.

Dari segi kinerja operasional, distribusi gas bumi oleh PGN masih berjalan pada tren positif.

Sampai dengan triwulan ketiga 2018 volume penjualan gas bumi PGN sebesar 849 BBTUD.
Jumlah tersebut melesat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2016 yang mencapai 793 BBTUD, dan periode yang sama tahun 2017 sebesar 767 BBTUD.

Sampai dengan triwulan ketiga tahun lalu, PGN juga mencatatkan volume transmisi gas bumi sebesar 718 MMSCFD. Sedangkan, lifting gas hingga 40.062 BBOE.

“Kinerja yang positif dari PGN Group terutama dipicu kenaikan penjualan gas bumi kepada sektor kelistrikan” ujar Direktur Utama PGN Gigih Prakoso, dalam keterangan tertulis, Senin (21/1/2019).

Di sisi kinerja keuangan, tren peningkatan juga terjadi. Hingga triwulan ketiga tahun lalu, PGN mencetak pendapatan sebesar 2,445 miliar dolar AS, dimana jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 2,165 miliar dolar AS.

Baca: Antisipasi Rob di Penjaringan, 40 Petugas PJLP Siaga Setiap Malam

Catatan paling mengesankan, PGN berhasil melaksanakan serangkaian efisiensi yang mendongkrak laba bersih maupun laba operasi. Laba bersih sampai dengan triwulan ketiga 2018 yang ditorehkan mencapai 218 juta dolar AS, hal itu ditopang dengan capaian laba operasi yang tinggi, yakni sebesar 390 juta dolar AS.

Segaris dengan catatan positif tersebut, aset PGN juga mengalami peningkatan. Tercatat, pada triwulan ketiga 2018 total aset mencapai 6,661 miliar dolar AS. Melesat jika disandingkan dengan jumlah nilai aset 6,293 miliar dolar AS pada periode sama 2017.

Proyeksi

Halaman
12
Penulis: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved