Menpar: 50 Persen Pelancong di Indonesia adalah Generasi Milenial

sobat jalan tiket.com dan genpi akan berkobarasi membuat konten web series dan blog dari ke-15 destinasi wisata tersebut.

Menpar: 50 Persen Pelancong di Indonesia adalah Generasi Milenial
Ria Anatasia
Menteri Pariwisata Arief Yahya dan co-founder tiket.com Gaery Undarsa di Jakarta, Senin (4/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, 50 wisatawan yang datang ke Indonesia merupakan kelompok milenial.

Dengan begitu, pengembangan wisata nasional, menurutnya, perlu mempertimbangkan kelompok tersebut.

"Di Kemenpar kami punya namanya generasi pesona Indonesia (genpi) ini komunitas isinya milenial semua, aktif di digital media. Menurut saya sudah tepat ini kerja sama dengan tiket.com bersama genpi" kata Arief saat penandatangan MoU antara Kemenpar dengan tiket.com di Jakarta, Senin (4/4/2019).

Co-founder tiket.com Gaery Undarsa mengakui, pangsa terbesar di platform-nya adalah generasi milenial. Sebagai startup rintisan anak bangsa, tiket.com bekerja sama dengan regulator untuk mengangkat citra 15 destinasi wisata di nusantara.

Baca: Blokir Akses Masuk, Warga Sekitar TPA Burangkeng Menuntut Kompensasi ke Pemkab Bekasi

"Pariwisata musti dimiliki lokal orang Indonesia, kita paling getol tanpa disuruh tanpa kerja sama kita ada namanya sobat jalan. Visinya gimana destinasi-destinasi menarik di Indonesia tapi orang gatau kurang terkenal kita sampaikan ke genarasi muda," jelasnya.

Nantinya, sobat jalan tiket.com dan genpi akan berkobarasi membuat konten web series dan blog dari ke-15 destinasi wisata tersebut.

"Mereka kan maunya menarik, cepat medianya menarik, makanya tadi seperti video kita kerja sama dengan influencer cari lokasi-lokasinya," jelasnya.

Selain itu, kedua pihak bekerja sama terkait pmbangunan Low Cost Terminal (terminal berbiaya murah) dan Border Tourism (wisata daerah perbatasan).

Kemudian memberikan hot deals untuk tiket pesawat dan hotel bagi turis yang ingin berkunjung ke-15 Destinasi Wisata Branding.

"Ada semacam insentif bagi mereka yang pergi ke sana. Ada additional promo diskon pesawat dan hotel," pungkas dia.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved