Mentan: Petani Bawang Merah Brebes Menikmati Keuntungan, Harga di Tingkat Petani Rp 20.000 Per Kg

Andi Amran Sulaiman mengungkapkan petani bawang merah di Brebes menikmati keuntungan lantaran harga bawang di tingkat petani Rp 20.000 per kilogram.

Mentan: Petani Bawang Merah Brebes Menikmati Keuntungan, Harga di Tingkat Petani Rp 20.000 Per Kg
Kementerian Pertanian
Menteri Pertanian Amran Sulaiman berdialog dengan petani bawang di Desa Cigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jumat (29/3/2019). 

"Dengan penggunaan cold storage, petani terlindungi dan konsumen terjaga. Nah, untuk pemerintah inflasi tetap terjaga dan keuntungan petani meningkat," katanya.

Dalam Acara ini Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan berbagai bantuan benih padi impara varietas unggul, benih jagung hibrida, bibit ayam lokal pedaging, anak kambing dan bantuan mesin traktor modern.

Bupati Brebes Idza Priyanti menyampaikan terimakasih atas berbagai bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian.

Bantuan itu, kata Idza Priyanti antara lain berupa dukungan anggaran, perbaikan dan rehabilitasi infrastruktur termasuk bantuan subsidi pupuk, pemasaran dan alsintan.

"Kemudian ada juga kartu tani dan asuransi pertanian. Alhamdullilah berkat bantuan ini, produksi pertanian di Brebes mengalami peningkatan yang sangat besar. Termasuk dengan menggunakan alat penyimoan cold storage," kata Idza Priyanti.

Mentan Amran berdialog dengan petani bawang di Desa Cigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jumat (29/3/2019).
Mentan Amran berdialog dengan petani bawang di Desa Cigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jumat (29/3/2019). (Kementerian Pertanian)

Mustofa, salah satu petani bawang setempat menjelaskan bahwa kondisi harga di Brebes, Tegal dan Pemalang cendrung stabil karena hanya naik turun di angka Rp 5.000.

Tapi, kondisi itu bisa berubah-ubah menyesuaikan dengan kondisi cuaca.

"Harga bawang super Rp 35.000. Sedangkan harga sekarang turun menjadi Rp 30.000. Sejauh ini harga sebesar itu cenderung stabil," katanya.

Mustofa menambahkan, peran Bulog sejauh ini juga cukup membantu karena terus menerus melakukan penyerapan.

Tak hanya itu, mereka juga dinilai aktif membuka gudang di beberapa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Ini yang kita harapkan. Peran Bulog harus optimal untuk menyerap hasil panen kami sesuai harga yang ditetapkan," ujar dia.

Sekedar diketahui, gudang Bulog ini dibangun dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar.

Adapun suhu di dalam mesin CAS dapat menjaga rata-rata 7 derajat celcius.

Sementara unsur-unsur penting mampu dikontrol dengan baik.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved