Breaking News:

Gejolak Rupiah

Rupiah Melemah ke Rp 14.239 per Dollar AS

Posisi rupiah makin terdesak pada siang ini. Selasa (30/4) pukul 13.44 WIB, kurs rupiah spot melemah 0,22%

Tribunnews/JEPRIMA
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Posisi rupiah makin terdesak pada siang ini. Selasa (30/4) pukul 13.44 WIB, kurs rupiah spot melemah 0,22% ke Rp 14.239 per dollar Amerika Serikat (AS) ketimbang posisi kemarin pada Rp 14.208 per dollar AS.

Rilis data ekonomi China sepertinya belum bisa memberi stimulus terhadap rupiah kali ini. Data Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur China bulan April dilaporkan melemah tadi malam di level 50,1. Angka ini di bawah ekspektasi pasar di level 50,7 dan pencapaian Maret di level 50,5.

Di sisi lain China juga merilis data PMI non-manufacturing bulan April yang tak kalah jeblok di level 54,3. Pencapaian ini di bawah ekspektasi di level 55 dan pencapaian bulan lalu di level 54,8.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, pencapaian ini di bawah perkiraan padahal pasar mengharapkan rilis ekonomi China positif apalagi mendekati dengan tenggat waktu kesepakatan dagang AS-China. Di sisi lain, rupiah semakin terpuruk karena harga minyak kembali melonjak.

Baca: Gubernur Olly Dondokambey Berharap Kejadian yang Menimpa Bupati Talaud Tak Terjadi Lagi di Sulut

Baca: Kemlu Dapat Lakukan Protes Terkait Penabrakan KRI Tjiptadi 381 Oleh Kapal Coast Guard Vietnam

Namun, optimisme pergerakan rupiah masih ada. “Pasar masih wait and see menunggu langkah The Fed,” kata Faisyal kepada Kontan.co.id, Selasa (30/4).

Federal Reserve akan menyelenggarakan Federal Open Market Committee (FOMC) Rabu (1/3) waktu AS. Nah, prediksi ekonom yang biasanya muncul sehari sebelum akan menjadi tolok ukur yang bisa menentukan arah rupiah pada perdagangan hari ini.

Perlu dicermati, Jumat lalu rilis data inflasi AS di bawah ekspektasi dan data gross domestic product (GDP) kuartal I pun variatif. Kata Faisyal, kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga di level 2,25%-2,5% atau malah memangkas. Yang pasti, potensi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan lebih kecil.

Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Rupiah terjerembap ke Rp 14.239 per dollar AS

Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved