Gubernur BI Paparkan Tiga Langkah Strategi Pembiayaan Infrastruktur

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo secara tegas menyampaikan ada tiga langkah strategi pembiayaan infrastruktur secara adil dan berkelanjutan.

Gubernur BI Paparkan Tiga Langkah Strategi Pembiayaan Infrastruktur
Dokumentasi Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo secara tegas menyampaikan ada tiga langkah strategi pembiayaan infrastruktur secara adil dan berkelanjutan.

Ketiga upaya tersebut disampaikan oleh GBI dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Forum Paris.

“Pertama, Indonesia secara konsisten terus melakukan reformasi struktural, baik reformasi kelembagaan, reformasi fiskal, maupun reformasi pengaturan, disamping juga terus mengedepankan kebijakan pengelolaan makroekonomi yang berhati-hati yang sangat penting bagi pembangunan infrastruktur,” kata Perry dalam siaran pers, Rabu (8/5/2019).

Kedua, jelasnya. penguatan koordinasi antar otoritas untuk mendorong peningkatan pembiayaan infrastruktur oleh sektor swasta. Berbagai pembiayaan inovatif telah dikembangkan dan berkontribusi pada pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk PPP, projects bonds, infrasctructure funds, asset and earning backed securities, dan blended finance.

Baca: Perkara e-KTP, KPK Sita Mobil Toyota Land Cruiser Hitam Milik Tersangka Markus Nari

Baca: 6 Hal Aneh yang Pernah Ditemukan di Belakang Rumah, Termasuk Uang Terkutuk

“Ketiga, akselerasi pengembangan infrastruktur yang memperhatikan dampak sosial dan lingkungan (social and environmental infrastructure) untuk mendukung pencapaian agenda SDG 2030,” paparnya.

Pertemuan Tingkat Tinggi Forum Paris, yang merupakan rangkaian dari pertemuan G20 2019 Jepang, dihadiri pula oleh lembaga internasional seperti Bank Dunia, IMF, BIS, OECD, dan ADB.

Baca: TERPOPULER - Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Jokowi Sebut Bukit Soeharto Kaltim Sangat Mendukung

Komunitas lembaga keuangan internasional sepakat untuk menjadikan sektor investasi publik sebagai prioritas utama pembangunan dan memperkuat koordinasi dalam penguatan kapasitas domestik terutama dalam hal persiapan proyek infrastruktur.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved