Pelita Samudera Shipping Bagi Dividen ke Pemegang Saham

Sebesar 708,8 ribu dollar AS atau 5% dari laba bersih disisihkan untuk dana cadangan Perseroan dan 9,1 juta dollar AS atau 65% dicatat sebagai laba ya

Pelita Samudera Shipping Bagi Dividen ke Pemegang Saham
PT PSS
Armada kapal tanker PT Pelita Samudera Shipping Tbk. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pelita Samudera Shipping Tbk telah melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang mana seluruh agenda disetujui oleh para pemegang saham.

Pertama, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan 2018 dengan kinerja yang solid sepanjang 2018 dimana Pendapatan Bersih meningkat sekitar 30% dari 2017 yang merupakan pencapaian laba tertinggi dalam 5 tahun terakhir. 

Dalam siaran pers yang diterima, dijelaskan, pemegang saham juga telah menyetujui keputusan penting untuk pembagian dividen tunai dari penggunaan laba bersih tahun buku 2018.

Dividen tunai sebesar Rp7 per saham akan dibagikan tanggal 27 Juni, 2019. Pembagian dividend ini adalah yang kedua dari tahun buku 2018 setelah distribusi dividen interim sebesar Rp5 per saham yang telah dilaksanakan tanggal 30 November 2018. Total dividen sebesar Rp12 per saham mencerminkan 30% dari laba bersih 2018 atau sebesar 4,2 juta dollar AS.

Baca: Liverpool Cetak 20 Gol dari Bola Mati di Liga Inggris Plus Tiga Gol Bola Mati di Liga Champions

Baca: Sudah Tradisi, Ini Momen Lebaran Saat Kumpul dengan Keluarga

Baca: Menggapai Malam Lailatul Qadar: Pengertian dan Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Sebesar 708,8 ribu dollar AS atau 5% dari laba bersih disisihkan untuk dana cadangan Perseroan dan 9,1 juta dollar AS atau 65% dicatat sebagai laba yang ditahan.

Secara total, pembayaran dividen ini adalah yang ketiga sejak Perseroan mencatatkan saham perdananya di Desember 2017.

Perseroan juga telah menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Independen Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (firma anggota jaringan global Pricewaterhouse Coopers) untuk menyelesaikan audit laporan keuangan tahun buku 2019.

Perubahan susunan Dewan Komisaris disetujui dengan penunjukkan Komisaris Independen yang baru, Lilis Halim untuk menggantikan Adi Harsono dengan perubahan status dari Independen Komisaris menjadi Komisaris.

Lilis Halim saat ini menjabat sebagai Komisaris dan Advisor di Tower Watson.

Penetapan gaji dan tunjangan serta penghasilan lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris sebagai agenda terakhir juga mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved