Prediksi Mandiri Sekuritas: IHSG di Level 6800 Sampai Akhir Tahun

Pada awal tahun, Mandiri Sekuritas memproyeksikan IHSG akan berada di level 7.000.

Prediksi Mandiri Sekuritas: IHSG di Level 6800 Sampai Akhir Tahun
Tribunnews/JEPRIMA
Pialang memperhatikan pergerakan saham di kantor Danareksa Sekuritas, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Mandiri Sekuritas masih memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada di level 6.800 hingga akhir tahun 2019.

Head of Equity Research Mandiri Sekuritas Adrian Joezer mengatakan hal tersebut tak lepas dari proyeksinya terhadap rasio earning per share (EPS) atau laba per lembar saham indeks domestik.

“Kami memproyeksikan pada tahun ini, growth EPS emiten ada di kisaran 8% dan untuk tahun 2020 ada di angka 10%,” ungkapnya dalam acara Market Update Mandiri Sekuritas, Selasa (28/5/2019).

Mandiri Sekuritas sudah memangkas proyeksi IHSG itu. Pada awal tahun, Mandiri Sekuritas memproyeksikan IHSG akan berada di level 7.000.

 “Tapi harus diakui konsensus EPS kita awalnya 10%. Namun karena di kuartal I ternyata hanya 7%, kami coba sesuaikan akan ada di angka 8% hingga akhir tahun,” jelas Adrian.

Adrian mengatakan, realisasi EPS di triwulan pertama itu disebabkan oleh tekanan pada beberapa sektor. Termasuk dari sektor komoditas.

“Kalau kami exclude emiten di sektor komoditas, maka growth EPS juga masih baik yakni di level 10%. Jadi, bertahan di level 6.800 hingga akhir tahun bukanlah tidak mungkin,” kata Adrian optimistis.

Itu belum membandingkan dengan EPS growth di negara lain. Adrian menuturkan, perang dagang terus menekan EPS growth secara global.

“Secara global, level kita masih ada di tengah-tengah. Beberapa negara ada yang bahkan pertumbuhannya minus single digit. Yang terdekat seperti Thailand aja 4%,” papar Adrian.

Selain itu, price to earning ratio (PER) IHSG disebutnya berada pada level yang cukup baik. Hitungannya menemukan, PER IHSG berada di angka 13 kali.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved