Hadirkan Layanan LogistikTerbaik di Tengah Pertumbuhan Industri Nasional

Identitas baru ini diharapkan dapat memenuhi semua harapan dan pada saat yang sama memajukan brand

Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
Tetsushi Kuroda, Chief Strategy Officer, QRIM Express; Abdul Rahim Tahir, Chief Executive Officer, QRIM Express; Widiatmoko, Chief Operations Officer, QRIM Express 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT. Reka Cakrabuana Logistik atau QRIM Express, perusahaan yang berkomitmen menghadirkan solusi bagi segala kebutuhan logistik, memperkuat bisnisnya di segmen costumer-to-costumer (C2C) dengan melakukan transformasi bisnis yang signifikan.

Berkat pertumbuhan yang luar biasa dalam bisnisnya, dahulu perusahaan yang bernama RCL Logistik dengan percaya diri menghadirkan identitas baru perusahaan di tahun 2019, QRIM Express.

Langkah bisnis yang strategis ini dilakukan di tengah suasana optimistisme industri logistik di Tanah Air, yang diprediksi akan terus bertumbuh pada 2019.

Identitas baru ini diharapkan dapat memenuhi semua harapan dan pada saat yang sama memajukan brand yang sedang menjalani proses pendewasaan, aksesibilitas, dan kesederhanaan layanan yang disajikan QRIM Express.

Identitas yang baru diperbaharui ini mencerminkan misi QRIM Express untuk menghadirkan pengalaman layanan pengiriman ekspres yang inovatif dan berbasis solusi.

Baca: Tingkatkan Daya Saing, BP Batam Integrasikan Kegiatan Logistik dan Komoditas

QRIM Express membina dan mendukung Logistik dan Transportasi melalui berbagi pengetahuan, meningkatkan kesadaran untuk mendorong inovasi untuk memanfaatkan peluang dengan lebih baik, sambil membantu bisnis bersaing secara efektif dan efisien di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Transformasi bisnis yang penting ini adalah salah satu langkah strategis yang diambil perusahaan dalam rangka mengoptimalisasi bisnis di tengah hawa segar pertumbuhan ekonomi dan bisnis logistik nasional,” tutur Abdul Rahim Tahir, Chief Executive Officer QRIM Express Indonesia, Kamis (13/6/2019).

Pertumbuhan ini terutama didukung oleh industri e-commerce yang naik dengan pesat, kapitalisasi jasa kurir telah meningkat luar biasa.

Begitu juga peningkatan konektivitas baik melalui jalur udara maupun darat, termasuk pembangunan infrastruktur, juga menjadi faktor yang tak bisa diabaikan.\

Baca: 4 Fakta Nora Alexandra Philip, Kekasih Jerinx SID Model dan Pebisnis Cantik yang Suka Muaythai

Tahun 2019, optimisme merebak di antara pelaku jasa logistik. Sebab pada tahun ini, sektor logistik diprediksi tumbuh 11,56 persen, menjadi Rp889,4 triliun dan berkontribusi sebesar 5,55 persen pada GDP nasional.

Oleh sebab itu di tengah industri yang menjanjikan, QRIM Express berkomitmen untuk menyediakan solusi untuk berbagai kebutuhan logistik, didukung oleh jangkauan jaringan nasional dan sistem tracking online selama 24 jam.

Hasrat QRIM Express adalah membantu konsumen menumbuhkan bisnisnya dengan menyajikan layanan yang dapat diandalkan, mudah dijangkau, dan nyaman.

“Visi kami adalah menyediakan solusi jasa delivery dan platform pembayaran, untuk berkontribusi bagi pembangunan masyarakat lokal dan menjadi provider logistik terkemuka yang menyediakan layanan pengiriman ekspres yang inovatif dan berbasis solusi,” kata Tetsushi Kuroda, Chief Strategy Officer QRIM Express.

“Tahun ini kami akan berkolaborasi dengan BTPN, OVO, true money, dan juga Grab Indonesia.” 

Dengan dukungan tim yang terdiri dari para pakar di bidang logistik, QRIM Express optimistis pada komitmennya memenuhi segala yang dibutuhkan pengguna jasa.

Sebab layanan QRIM sudah dimulai sejak paket hendak dikirim.

“Kami mengatur segala proses back-end dalam rangka mendukung bisnis, mulai dari pengambilan inventaris hingga pengiriman, QRIM Express akan menjamin barang tiba tepat waktu di tempat tujuan,” tutur Widiatmoko,Chief Operations Officer QRIM Express.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved