6 Maskapai Bakal Pindah ke Kertajati, AP II Perpanjang Jadual Operasional Bandara

Total akan ada 56 penerbangan terdiri dari 28 take-off dan 28 landing, yang pindah secara bertahap pindah ke Kertajati.

6 Maskapai Bakal Pindah ke Kertajati, AP II Perpanjang Jadual Operasional Bandara
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pesawat Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Desa/Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (24/5/2018). Pendaratan pesawat Kepresidenan menjadi pendaratan perdana (historical landing) di bandara seluas 1.800 hektare itu, sekaligus menandai bandara tersebut resmi beroperasi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerbangan domestik menggunakan pesawat jet akan dipindahkan seluruhnya dari Bandara Internasional Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Kertajati paling lambat 1 Juli 2019 mendatang.

Total akan ada 56 penerbangan terdiri dari 28 take-off dan 28 landing, yang pindah secara bertahap pindah ke Kertajati.

Adapun enam maskapai penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Kertajati, yakni: Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, AirAsia, Xpress Air dan NAM Air.

PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Husein Sastranegara dan Kertajati telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya adalah memperpanjang jam operasional Kertajati.

Pada hari ini, 19 Juni 2019, Direktorat Perhubungan Jenderal Udara Kementerian Perhubungan telah menyetujui perpanjangan jam operasional Kertajati dari 06.00-19.00 WIB menjadi 06.00-21.00 WIB.

VP of Corporate Communications AP II Yado Yarismano mengatakan perpanjangan operasional Kertajati didukung juga dengan kesiapan personil.

“Kami memastikan periode pengalihan penerbangan serta operasional keseluruhan di Kertajati tidak mengabaikan dan tetap mengedepankan safety, security, services dan compliance atau 3S+1C," kata Yado dalam keterangan resmi, Rabu (19/6/2019).

Baca: Penerbangan Jet dari Husein Sastranegara Pindah ke Kertajati Ditarget Mulai 1 Juli

“Maskapai juga menyatakan siap untuk mengalihkan penerbangan dan saat ini juga tengah melakukan berbagai persiapan. Kami optimistis tenggat paling lambat 1 Juli 2019 penerbangan domestik pesawat jet pindah ke Kertajati bisa dipenuhi,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Kertajati merupakan bandara terbesar di Jawa Barat dan nantinya diproyeksikan sebagai yang terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno Hatta.

Pada tahap awal, kapasitas terminal penumpang di Kertajati dapat mengakomodir 5 juta penumpang per tahun, di mana bandara ini juga diperkuat dengan runway yang mampu melayani penerbangan pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas Boeing 777.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved