Patuhi Keputusan Pemerintah, GOJEK Berlakukan Tarif Baru di 41 Kota

GOJEK langsung merespons cepat aturan pemerintah terkait penyesuaian tarif ojek online di seluruh 41 kota.

Patuhi Keputusan Pemerintah, GOJEK Berlakukan Tarif Baru di 41 Kota
TRIBUN/HO
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersalaman dengan pengemudi wanita Gojek dalam pembukaan acara pelatihan keselamatan berkendara di GoFood Festival, Cakung, Jakarta Utara, Minggu (6/1/2019). Pelatihan berkendara yang digelar 2 hari tersebut merupakan komitmen GOJEK dalam meningkatkan keamanan dan pelayanan mitra driver, dengan dukungan Kementerian Perhubungan RI. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - GOJEK langsung merespons cepat aturan pemerintah terkait penyesuaian tarif ojek online di seluruh 41 kota operasional.

Penyesuaian tarif itu merujuk pada Keputusan Menteri (KP) 348/2019.

“Kami telah menyesuaikan tarif di seluruh kota operasional kami sesuai dengan arahan dalam Surat Edaran Dirjen Hubdar yang diterima hari ini (2/07) perihal Penambahan Wilayah Pemberlakuan Biaya Jasa,” Chief of Corporate Affairs GOJEK, Nila Marita, dalam keterangan resminya, Selasa (2/7/2019).

Dia menambahkan GOJEK senantiasa punya misi yang sama dengan pemerintah untuk memastikan pendapatan mitra driver yang berkesinambungan dan mendukung iklim industri yang sehat.

“Sebagai karya anak bangsa, GOJEK akan terus menjadi yang terdepan dalam memastikan kenyamanan mitra dan pengguna layanan GOJEK,” ungkapnya.

Perlu diketahui, mulai 1 Juli 2019, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memang menyampaikan pemberlakuan PM 12/2019 dan KP 348/2019.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan regulasi tarif berbasis zonasi untuk ojek online itu telah melalui masukan dari aplikator.

“Setelah kita diskusikan, karena ini cukup banyak ternyata, ada 222 kota di Indonesia yang sudah ada ojek online, jadi supaya memudahkan pengawasan, akhirnya kami menentukan kota saja. Jadi, kota mana saja yang mau kami pilih untuk diberlakukan," ujarnya, Senin (01/07).

Baca: GOJEK Bantu Driver Terampil Kelola Keuangan lewat Bengkel Belajar Mitra

Tahap awal berlaku di 5 kota besar yakni Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. Aturan tersebut kemudian akan diperluas lagi menjadi 20 kota besar.

"Saya sudah laporkan Pak Menteri [Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi). Beliau setuju, tetapi memang dipilih kota-kotanya,” Budi melanjutkan.

Halaman
12
Penulis: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved