Ibadah Haji 2019

Garuda Siap Terbangkan 111.071 Jamah Haji Indonesia

Garuda Indonesia Group menyatakan kesiapannya dalam pelaksanaan operasional penerbangan Haji tahun 2019/1440H yang akan dimulai pada tanggal 7 Juli

Garuda Siap Terbangkan 111.071 Jamah Haji Indonesia
Tribun Timur/Muh Abdiwan
Sejumlah penjemput melambaikan tangan saat jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/9/2017). Sebanyak 454 haji ditambah seorang haji yang meninggal dalam perjalanan kloter pertama debarkasi Makassar tiba setelah usai menunaikan ibadah haji. TRIBUN TIMUR/MUH ABDIWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia Group menyatakan kesiapannya dalam pelaksanaan operasional penerbangan Haji tahun 2019/1440H yang akan dimulai pada tanggal 7 Juli 2019 mendatang.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, untuk memastikan operasional penerbangan Haji berjalan lancar, Garuda Indonesia Group telah melakukan berbagai upaya persiapan.

Di antaranya persiapan dan perawatan armada, sistem ground handling, layanan inflight catering, juga termasuk persiapan awak kabin dan pilot yang akan bertugas selama periode penerbangan Haji.

“Dengan berbagai upaya persiapan yang telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, kiranya penerbangan Haji tahun ini akan dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu dan memberikan kenyamanan kepada seluruh jamaah Haji Indonesia. Garuda Indonesia optimistis dapat memberikan kinerja terbaik dalam operasional penerbangan haji tahun ini," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/7/2019).

"Garuda Indonesia Group bersama jajaran terkait berupaya untuk terus meningkatkan aspek keselamatan, on time performance (OTP), dan service excellence," lanjutnya.

Baca: Tiga Bos Grup Garuda Indonesia Cabut dari Jajaran Komisaris Sriwijaya Air

Adapun total jamaah haji Indonesia tahun 2019 yang akan diberangkatkan mencapai 111.071 jamaah.

Para jamaah tersebut akan diterbangkan dengan 14 pesawat Garuda Indonesia, diantaranya adalah pesawat jenis Boeing 777 (kapasitas 393 seat), Airbus 330 (kapasitas 360 seat) dan Boeing 744 (kapasitas 455 seat).

Penerbangan fase keberangkatan rencananya akan dimulai pada tanggal 7 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019.

Gelombang 1 fase keberangkatan tersebut akan diberangkatkan menuju Madinah dari tanggal 7 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019.

Sedangkan gelombang 2 fase keberangkatan akan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 20 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019.

Sementara itu untuk penerbangan fase kepulangan akan dimulai dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 15 September 2019.

Gelombang 1 fase kepulangan tersebut akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 29 September 2019.

Sedangkan gelombang 2 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 30 Agustus 2019 sampai dengan 15 September 2019.

Pada penerbangan Haji tahun 2019/1440 H ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 111.071 jamaah yang tergabung dalam 284 kelompok terbang (kloter) dari 9 embarkasi, yaitu embarkasi Banda Aceh (4.711 jamaah), embarkasi Medan (8.641 jamaah), embarkasi Padang (7.035 jamaah), embarkasi Jakarta (19.650 jemaah), embarkasi Solo (34.882 jamaah), embarkasi Balikpapan (6.825 jamaah), embarkasi Makassar (18.190 jamaah) dan embarkasi Lombok (4.967 jamaah).

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved