Pemerintah Akan Kembali Lelang Sukuk Negara Rp 8 Triliun Untuk Biayai APBN 2019

Terdapat 6 seri sukuk yang ditawarkan kepada investor pada lelang nanti. Di antaranya adalah SPN-S 10012020, PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS01

Pemerintah Akan Kembali Lelang Sukuk Negara Rp 8 Triliun Untuk Biayai APBN 2019
infobanknews.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada perdagangan Selasa (9/7) mendatang. Lelang yang bertujuan untuk memenuhi sebagian dari pembiayaan APBN 2019 ini memiliki target indikatif senilai Rp 8 triliun.

Berdasarkan keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, terdapat 6 seri sukuk yang ditawarkan kepada investor pada lelang nanti. Di antaranya adalah SPN-S 10012020, PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.

SPN-S 10012020 yang merupakan seri terbaru menawarkan imbalan dengan sistem diskonto dan waktu jatuh tempo pada 10 Januari 2020. Seri PBS014 menawarkan tingkat imbalan sebesar 6,50% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Mei 2021.

Baca: UPDATE - Pagi Ini Tim SAR Evakuasi Jenazah Diduga Thoriq Rizky yang Meninggal di Gunung Piramid

Seri PBS019 menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,25% dengan waktu jatuh tempo pada 15 September 2023. Seri PBS021 menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,50% dengan waktu jatuh tempo pada 15 November 2026.

Baca: UPDATE Kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar Ngeluh Capek, 13 Jam Diperiksa Polisi Soal Video Viralnya

Seri PBS022 menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,625% dengan waktu jatuh tempo pada 15 April 2034. Terakhir, seri PBS015 menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,00% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Juli 2047.

Sebagai informasi, pada lelang sukuk negara sebelumnya, pemerintah menyerap dana senilai Rp 8 triliun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp 40,19 triliun.

Reporter: Dimas Andi

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Pemerintah akan melelang sukuk negara dengan target Rp 8 triliun pada Selasa depan

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved