Awasi Praktik Batasan Diskon Ojol, KPPU Janji Tindak Sesuai Tata Cara

Guntur Syahputra Saragih menekankan mekanisme atas penindakan pelanggaran diskon tarif ojol sama dengan perkara lain.

Awasi Praktik Batasan Diskon Ojol, KPPU Janji Tindak Sesuai Tata Cara
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana semrawut di depan Stasiun Manggarai, Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019). Ojek online, bajaj, angkot, bus, dan pejalan kaki menjadi satu di tempat tersebut saat jam pulang kantor. Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berjanji akan merespons segala pelanggaran pembatasan diskon tarif ojek online yang mulai diberlakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) awal Juli 2019.

Komisioner dan Juru Bicara KPPU, Guntur Syahputra Saragih menekankan mekanisme atas penindakan pelanggaran diskon tarif ojol sama dengan perkara lain.

 ”Tentu kita lakukan penegakkan hukum sesuai tatacara berlaku di KPPU. Tentang penanganan laporan yang kami lakukan sesuai dengan Perkom (Peraturan Komisioner) nomor 1/2019 tentang penanganan di KPPU,” katanya akhir pekan lalu.

Pelapornya sendiri, sambung dia, tidak tertutup kemungkinan berasal dari Kemenhub.

”Kami akan proses setiap laporan termasuk dari Kemenhub,” tegas Guntur.

Sementara, Ekonom dari Universitas Padjajaran (Unpad) Maman Setiawan memandang diskon tarif ojek online tidak bersifat terus-menerus.

“Menurut saya, jangka waktu pemberlakuannya itu strategi dari perusahaan saja,” terangnya, Jumat (5/7/2019).

Hanya yang ditekankan adalah jangka waktunya. Artinya, konsumen bisa mengetahui batas waktunya dan masyarakat bisa membedakan tarif dimaksud dalam rangka diskon dan bukan merupakan tarif sesungguhnya.

”Diskon kan sebetulnya bentuk kepedulian aplikator agar konsumennya tetap menggunakan jasa atau produk dimaksud. Memang betul yang ditakutkan terjadi predatory pricing (jika diskonnya tidak dibatasi dari sisi tarif dan jangka waktu),” tuturnya.

Baca: Kemenhub Umumkan Batas Tarif Ojek Online di 41 Kota

Lebih jauh Maman mengkhawatirkan ketiadaan pemberitahuan batasan waktu promo berdampak pada lemahnya regulasi pemerintah.

Halaman
123
Penulis: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved