Layani Penerbangan Haji Tahun Ini, Lion Air Group Akan Terbangkan 67.457 Jemaah

Lion Air akan mengoperasikan tiga Airbus 330-300 (440 kursi), dua Airbus 330-900NEO (436 kursi) dan dua Boeing 737-900ER (215 kursi).

Layani Penerbangan Haji Tahun Ini, Lion Air Group Akan Terbangkan 67.457 Jemaah
HANDOUT
Airbus 330-900NEO pesanan Lion Air saat dalam tahap pengecatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lion Air Group melayani 67.457 jemaah pada penerbangan haji 2019. Pelaksanaan layanan haji ditandai pelepasan kru dan penerbangan Airbus 330-300 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK).

Pesawat lepas landas pukul 11.19 WIB dan tiba di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah (JED) pukul 16.21 waktu setempat.

“Lion Air telah mempersiapkan 288 sumber daya manusia profesional, terdiri 65 pilot, 153 awak kabin, 57 teknisi serta 13 petugas pengatur kegiatan operasional darat (flight operation officer/ FOO atau Aircraft Dispatcher),” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Minggu (7/7/2019).

Lion Air menggunakan basis operasional (home base) di Madinah (MED) dan Jeddah (JED), untuk masa operasional berkisar 2,5 bulan, terhitung 10 Juli 2019 hingga 05 September 2019.

Pada penerbangan haji tahun ini, Lion Air melayani kota asal pemberangkatan (emberkasi) dari beberapa negara di Asia, Timur Tengah, Afrika dan Eropa dengan kota tujuan penurunan (debarkasi) di Bandar Udara Internasional Raja Khalid, Riyadh (RUH); Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah (MED); serta Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah (JED).

Baca: Jenazah Thoriq Ditemukan TIM SAR Tersangkut di Pohon

Lion Air akan mengoperasikan tiga Airbus 330-300 (440 kursi), dua Airbus 330-900NEO (436 kursi) dan dua Boeing 737-900ER (215 kursi).

Rata-rata pesawat tersebut berusia muda yang diproduksi pada 2015 - 2019.

Baca: Curhatan Raffi Ahmad ke Ferdian Ini Tunjukkan Begitu Berartinya Sosok Nagita Slavina

Seluruh pesawat sudah menjalani perawatan intensif, dalam performa terbaik dan laik terbang (airworthy for flight).

Penyelenggaraan haji 2019, Lion Air menargetkan tingkat kinerja ketepatan waktu (on time performance/ OTP) rerata 85 persen dari total 389 frekuensi terbang pergi pulang (PP).

“Keseriusan itu seiring memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji berdasarkan sistem terstruktur dan komprehensif antara perawatan pesawat, operasional di bandar udara serta keputusan cepat dan tepat guna meminimalisir dampak keterlambatan penerbangan,” katanya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved