Riset Membuktikan, Gojek Paling Diminati Konsumen Milenial

Go-Food mendominasi pasar pesan-antar makanan karena jauh lebih banyak digunakan oleh konsumen atau 71,7%

Riset Membuktikan, Gojek Paling Diminati Konsumen Milenial
Gojek
Survei Alvarta menyebut, Go-Food mendominasi pasar pesan-antar makanan karena jauh lebih banyak digunakan oleh konsumen atau 71,7 persen, dibanding GrabFood sebesar 39,9 persen. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Para milenial memiliki preferensi tertinggi terhadap layanan transportasi berbasis online buatan anak bangsa Go-Jek berdasar hasil sebuah riset yang diselenggarakan Alvara Research Center.

Dalam publikasi hasil riset bertajuk “Perilaku dan Preferensi Konsumen Milenial Indonesia terhadap Aplikasi E-Commerce 2019” yang diselenggarakan Alvara Research Center diketahui, Go-Jek, menguasai tiga dari lima kategori mobile e-commerce yang paling diminati para milenial yaitu transportasi, pesan antar makanan dan pembayaran.

Sementara aplikasi ciptaan anak negeri lainnya seperti Traveloka memimpin di kategori pemesanan hotel dan tiket. Sayangnya, untuk kategori aplikasi belanja (shopping application) masih dikuasai oleh pemain asing.

Hasil riset Alvara Research Center juga mendapati kecenderungan terkait kebiasaan dan perilaku konsumen milenial dalam menggunakan mobile e-commerce application baik buatan Indonesia maupun asing. Penelitian tersebut menggunakan parameter brand awareness, perilaku dan kebiasaan konsumen, serta tingkat kepuasan pelanggan.

Penelitian Alvara berbasiskan survei tatap muka dengan metode cluster random sampling dilakukan terhadap 1.204 responden di Jabodetabek, Bali, Padang, Yogyakarta, dan Manado.

Survei ini dilakukan pada minggu pertama April sampai dengan minggu kedua Juni 2019. Riset ini meliputi tahap pengambilan data lapangan (survei tatap muka), analisa data dan penulisan laporan, dengan standar Nilai margin of error penelitian berada di kisaran 2,89%.

Baca: Satgas Polri Gagal Temukan Peneror Novel Baswedan, Wadah Pegawai KPK Minta Jokowi Turun Tangan

Alvara menyebut, perkembangan ekonomi digital di Indonesia didorong paling besar oleh konsumsi para milenial. Sesuai riset bersama IDN Research Institute dan Alvara di awal tahun 2019, kelompok milenial Indonesia merupakan digital natives karena 98,2% telah memakai smartphone untuk mengakses internet.

Baca: Mitsubishi Akan Jual Outlander PHEV di 14 Dealer di Jabodetabek dan Bali

Di sisi lain, pada 2020 mendatang, populasi generasi milenial akan menjadi yang terbesar dan akan terus mendominasi hingga 2035. Pada tahun depan, sebanyak 34% penduduk Indonesia merupakan kelompok millennial.

Sejalan dengan hal tersebut, transaksi e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai US$ 130 miliar atau setara Rp 1.700 triliun, naik tajam dibandingkan tahun 2016 dan 2013 yang sebesar US$ 20 miliar (Rp 261 triliun), US$ 8 miliar (Rp 104 triliun). 

Baca: Tangis Baiq Nuril Pecah di Ruang Sidang DPR

Bertolak dari potensi pasar milenial yang besar itu, kehadiran Go-Jek dan beberapa aplikasi anak bangsa lainnya cukup penting, agar Indonesia tetap menjadi tuan di negeri sendiri. Hampir keseluruhan kategori, minat besar generasi milenial terhadap aplikasi Go-Jek erat kaitannya dengan kualitas layanan yang terbaik.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved