Pelabuhan Labuan Bajo Jadi Terminal Khusus Penumpang, Kegiatan Kargo Dipindah

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan akan memfokuskan Pelabuhan Labuan Bajo sebagai pelabuhan khusus penumpang.

Pelabuhan Labuan Bajo Jadi Terminal Khusus Penumpang, Kegiatan Kargo Dipindah
TRIBUNNEWS.COM/IST
Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/7/2019). TRIBUNNEWS.COM/IST 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Perhubungan akan melakukan pengembangan Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur sebagai terminal penumpang untuk mengintegrasikan kawasan wisata yang ada di Labuan Bajo.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan akan memfokuskan Pelabuhan Labuan Bajo sebagai pelabuhan khusus penumpang.

Sedangkan, terminal kargo atau peti kemas akan dialihkan ke pelabuhan lain di sekitar kawasan Labuan Bajo.

"Pelabuhan sekarang ini sudah menjadi magnet. Disini ada kapal barang dan kapal penumpang. Ada banyak yacht, pinisi, seperti kita lihat ini kan indah sekali. Karena ini sedemikian indah, maka kita memang harus menata secara lebih detail agar ini menjadi suatu yang bisa diandalkan," ungkap Menhub saat mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kamis (11/7/2019).

"Untuk itu terminal barang, kapal barang, kegiatan truk yang luar biasa itu akan kita pindah," tambahnya.

Menhub mengungkapkan, rencana pemindahan pelabuhan barang juga sudah disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca: Keinginan Jokowi Jadikan Labuan Bajo sebagai Wisata Premium

"Kami mendapatkan dukungan dari Pak Gubernur, untuk memindahkan pelabuhan barang ke dekat sini. Kira-kira jaraknya 15 km dari sini," ungkap Menhub Budi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H.Purnomo menjelaskan, selain akan melakukan pemindahan pelabuhan barang.

Pihaknya juga akan melakukan pengembangan infrastruktur Pelabuhan Labuan Bajo dalam jangka pendek dan menengah.

Di antaranya yaitu memperpanjang dermaga eksisting sepanjang 245 meter menjadi 300 meter, memperpanjang trestle yang semula 44 meter menjadi 134 meter, pembangunan reklamasi seluas 40 x 50 meter persegi, serta dalam jangka menengah akan membangun terminal penumpang baru.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved