Survei Sebut Milenial di Indonesia Disiplin dalam Kelola Keuangan

Berdasarkan hasil survei di Indonesia, Luno menemukan bahwa sekitar 69% dari kaum milenial Indonesia tidak memiliki strategi investasi

Survei Sebut Milenial di Indonesia Disiplin dalam Kelola Keuangan
TRIBUN/DANY PERMANA
Petugas teller Bank BJB menghitung uang di kantor Bank BJB Cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018). Mengantisipasi kebutuhan dana masyarakat di bulan Ramadan dan Lebaran, Bank BJB menyiapkan dana likuiditas sebesar Rp 14,4 triliun untuk didistribusikan ke seluruh jaringan Bank BJB di Indonesia. Bank BJB juga menyediakan layanan penukaran uang di semua kantor cabangnya. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Luno, perusahaan global terkemuka di bidang pertukaran aset kripto, mengumumkan hasil survei globalnya yang bertajuk The Future of Money1.

Survei tersebut bertujuan untuk mempelajari sikap terhadap uang (money attitudes) atas 7.000 responden yang tersebar di benua Eropa, Afrika, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Survei ini juga mencakup kelompok milenial (23-38 tahun) dan menganalisis perilaku mereka dalam hal manajemen keuangan, investasi, dan tabungan.

Berdasarkan hasil survei dari para responden di Indonesia, Luno menemukan bahwa sekitar 69% dari kaum milenial Indonesia tidak memiliki strategi investasi.

Alhasil, kaum milenial Indonesia masih sibuk menabung daripada menggunakan uang yang mereka miliki untuk investasi.

44% milenial hanya berinvestasi sekali setiap satu atau dua tahun, dan bahkan 20% dari mereka tidak berinvestasi.

Padahal, survei juga menemukan 79% kaum milenial telah menetapkan anggaran bulanan dan 70% dari mereka cenderung mengikuti rencana anggaran tersebut.

Temuan ini mengindikasikan bahwa kaum milenial Indonesia sebenarnya cukup disiplin dengan rancangan anggaran keuangan mereka.

Namun mereka hanya tidak mengetahui bagaimana menggunakan uang ini juga untuk investasi, daripada sekedar menyimpannya dalam rekening bank.

Populasi milenial Indonesia diperkirakan akan mencapai 34% dari total populasi pada tahun 2020, dan akan menjadi salah satu pendorong utama perekonomian negara.

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved