AirAsia Akan Bangun Aplikasi Super untuk Layanan Tiket Penumpang

Sejak Maret seluruh penjualan tiket penerbangan AirAsia hanya dapat dibeli secara online melalui situs maupun aplikasi resminya.

AirAsia Akan Bangun Aplikasi Super untuk Layanan Tiket Penumpang
dok AirAsia
Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan (tengah kiri), Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkifliemansyah SE. Msc. (tengah kanan), Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan Usaha Angkasa Pura I Sardjono Jhonny Tjitrokusumo (keenam dari kanan), Staf Khusus Bidang Infrastruktur Pariwisata Kementerian Pariwisata Judi Rifajantoro (ketujuh dari kiri) beserta jajaran CEO Grup AirAsia berpose di depan pesawat Airbus A320 dengan livery 'I Love Lombok' dalam peresmian hub AirAsia di Lombok 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - AirAsia tengah merintis menjadi sebuah platform aplikasi super (super-app). Akhir tahun nanti, maskapai penerbangan bertarif murah ini akan meluncurkan versi terbaru dari situs dan aplikasi AirAsia.com.

Seperti yang diketahui, sejak Maret lalu seluruh penjualan tiket penerbangan AirAsia hanya dapat dibeli secara online melalui situs maupun aplikasi resminya. Ini pasca hengkangnya AirAsia dari situs Traveloka maupun Tiket.com sejak Maret lalu.

Kendati begitu, Deputy CEO AirAsia Group Bo Lingam mengaku tak kecewa, apa lagi sakit hati. Bukan kejadian putus kerja sama itu pula yang mendorong AirAsia kini mengembangkan bisnisnya menjadi perusahaan teknologi dan aplikasi.

“Kami tidak kecewa sama sekali. Justru kami senang dan sekarang sadar bahwa lewat AirAsia.com kami bisa melayani pelanggan secara langsung dan personal,” kata Bo dalam bincang-bincang media di kantor pusat AirAsia RedQ, Jumat (12/7/2019).

Penjualan tiket AirAsia di situs resminya, lanjut Bo, justru mencatat kenaikan sekitar 50% sejak saat itu. Menurutnya, hal ini lantaran AirAsia konsisten menawarkan harga tiket paling murah sehingga tetap diincar para penumpang.

Baca: Gara-gara Mengedit Foto Jadi Lebih Cantik di Kertas Suara, Caleg Terpilih DPD NTB Digugat ke MK

Toh, sejak tahun lalu, perusahaan maskapai yang bermarkas di Malaysia ini memang mulai meniti langkah strategis menuju perusahaan teknologi. Antara lain dengan menjalin kerja sama dengan Google Cloud untuk integrasi teknologi mesin pembelajaran (machine learning) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) ke dalam semua lini bisnis. 

Baca: Kasus Ikan Asin, Hotman Paris Nyindir, Halo Pengacara Muda: Lihat Caraku Nanganin Kasus. . .

Bo mengatakan, AirAsia siap bersaing dengan perusahaan teknologi di bidang travel dan lifestyle lain yang sudah lebih dulu berkembang. “AirAsia akan selalu menjadi yang termurah. Kami sedang berubah bersama teknologi yang menjadikan banyak hal untuk pelanggan lebih mudah,” tutur dia.

 
Reporter: Grace Olivia 
Artikel ini tayang di Kontan dengan judul

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved