Ini yang Dilakukan Waskita Beton Setelah Dapat Dana Obligasi Rp 500 Miliar

Dana Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap I Tahun 2019 yang ditawarkan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk telah cair sebesar Rp 500 Mil

Ini yang Dilakukan Waskita Beton Setelah Dapat Dana Obligasi Rp 500 Miliar
Kontan/Muradi
Waskita Beton Precast 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dana Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap I Tahun 2019 yang ditawarkan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk telah cair sebesar Rp 500 Miliar pada 5 Juli 2019 lalu.

Adapun obligasi tersebut telah dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2019. Jarot Subana, Direktur Utama Waskita Beton Precast menyatakan penerbitan obligasi ini adalah saat yang tepat bagi perusahaan.

Momentum yang tepat ini didukung peningkatan peringkat Indonesia, dan banyaknya obligasi yang jatuh tempo sehingga menambah permintaan, serta dikombinasikan dengan posisi keuangan perseroan yang sehat dan atraktif.

“Penerbitan obligasi ini sesuai dengan kebutuhan investasi jangka menengah dan panjang perusahaan,” ungkap Jarot dalam keterangannya, Senin (15/7/2019).

Baca: Satu Persatu Anaknya Meninggal, Satu Keluarga di Pekalongan Pilih Tinggal di Hutan Selama 53 Tahun

Baca: Bermodal Penjepit Kertas, Dua Remaja Ini Beraksi Pencurian Sebanyak 5 Kali Tanpa Jejak

Baca: Tangis Salmafina Sunan Pecah Saat Bertemu dengan Ayahnya

Ia menjelaskan, obligasi menjadi alternatif pendanaan lain dari perbankan yang selama ini digunakan perusahaan dan memiliki jatuh tempo yang lebih panjang.

Nantinya, sebesar 40 persen dari hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek eksisting.

“Dengan adanya dana obligasi ini, kami akan menyasar proyek-proyek yang tengah dibidik pada proyek jalan tol, jalan jembatan, dan energi. Sehingga dapat meningkatkan nilai kontrak baru,” jelas Jarot.

Adapun sisanya sebesar 60 persen untuk investasi pembangunan pabrik yang rencananya akan dibangun di Penajam serta investasi penambahan kapasitas pabrik eksisting di daerah Bojonegoro dan Gasing.

Obligasi Berkelanjutan tahap selanjutnya yaitu senilai Rp 1,5 triliun direncanakan paling cepat pada kuartal III 2019.

Sebelumnya pada masa penawaran awal, obligasi berkelanjutan I Tahap I ini mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe, di mana dari total permintaan yang masuk sebanyak Rp 1,091 triliun atau 2,18 kali dari jumlah yang ditawarkan sebanyak Rp 500 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dapat Dana Obligasi Rp 500 Miliar, Ini yang Dilakukan Waskita Beton 

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved