Kepala Bappenas Dorong Peningkatan Ekonomi Digital Wujudkan Visi Indonesia 2045

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyambut baik hasil riset soal kehadiran Grab di Indonesia

Kepala Bappenas Dorong Peningkatan Ekonomi Digital Wujudkan Visi Indonesia 2045
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro saat diskusi Publik Manfaat Ekonomi Digital, Kontribusi Grab terhadap Ekonomi Indonesia di Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil riset Tenggara Strategies dan CSIS pada 11 april 2019 menyimpulkan kehadiran Grab telah memberi kontribusi sebesar Rp 48,9 triliun terhadap perekonomian Indonesia melalui pendapatan para pengemudi GrabBike dan GrabCar, mitra GrabFood, dan agen Kudo individual.

Dengan menawarkan peluang pendapatan kepada sekitar 300.000 pengemudi dan 40.000 agen Kudo individual yang sebelumnya menganggur, diperkirakan input ekonomi Grab mencapai Rp 16,4 triliun pada 2018.

Riset menemukan bahwa teknologi Grab berkontribusi sekitar Rp 46,14 triliun dalam surplus konsumen untuk wilayah Jabodetabek pada 2018.

Surplus konsumen yang diperoleh konsumen GrabBike adalah Rp 5,73 triliun, sementara GrabCar berkontribusi sebesar Rp. 40,41 triliun.

Menanggapi hasil itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyambut baik hasil riset itu.

Menurut Bambang, hal yang terpenting yaitu meningkatkan kembali indeks teknologi digital ekonomi kreatif yang lebih general sebagai backbond keunguulan ekonomi Indonesia di masa depan.

"Pengembangannya harus dimulai dari hati ini, dari starup-startup yang kita harapkan nanti yang nantinya menjadi nama-nama besar dalam perekonomian Indonesia 2045," kata Bambang Brodjonegoro saat diskusi Publik 'Manfaat Ekonomi Digital, Kontribusi Grab terhadap Ekonomi Indonesia' di Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019).

Baca: Maruf Amin Sambut Baik Rencana Pertemuan Jokowi, Megawati, dan Prabowo

Baca: Nelayan di Cirebon Bakal Raih Program Sejuta Nelayan Berdaulat

Baca: JK Bantah Pertemuan Mega, Prabowo, dan Jokowi Besok untuk Negosiasi Kursi

Bambang pun mengatakan, kontribusi terhadap pembangunan dilihat adanya dampak ekonomi dalam menyerap tenaga kerja.

Untuk itu, ia mendukung peningkatan group usaha di Indonesia.

"Group-group atau perusahaan menengah ke atas di Indonesia sehingga ini juga bisa menjadi refresnsi buat masyarakat yang memiliki banyak manfaat terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bukan mamlnfaat dari dia sendiri, apalagi kepada pemegang saham," papar Bambang.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved