KAI Terbitkan Aturan Baru Diskon untuk TNI, Porli, Veteran, dan Wartawan

Calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi ini adalah lansia, TNI, Polri, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), dan wartawan

KAI Terbitkan Aturan Baru Diskon untuk TNI, Porli, Veteran, dan Wartawan
/henry lopulalan
SALAM KERETA-----Para petugas memberi "Salam Kereta" kepada KA Serayu Pagi yang membawa para pemudik dan kru meninggalkan Stasiun Pasar , Senen, Jakarta Pusat, Sabtu(9/6/2018). Pada H-6 menjelang Idul Fitri ini 18.589 orang mengunakan jasa KA dari Stasiun Senen untuk pulang ke kampung halaman. Foto di ambil Sabtu(9/6/2018)---Warta kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menerapkan kebijakan baru untuk calon penumpang yang ingin mendapatkan tiket kereta dengan tarif reduksi.

Adapun kebijakan baru tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 1 September 2019.

VP Public Relations KAI, Edy Kuswoyo menyebutkan, calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi ini adalah lansia, TNI, Polri, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), dan wartawan. Dengan kebijakan baru yang diterapkan, calon penumpang tiket reduksi wajib melakukan registrasi.

"Registrasi dilakukan mulai 1 Agustus," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (30/7).

Untuk syaratnya, calon penumpang harus membawa bukti identitas asli atas hak reduksi yang masih berlaku.

Registrasi juga dapat diwakilkan dengan syarat tambahan yaitu membawa pas foto terbaru penumpang yang akan didaftarkan. Registrasi dilakukan paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Registrasi tersebut cukup dilakukan sekali saja sampai berakhirnya masa reduksi penumpang yang bersangkutan. Jika masa reduksi sudah habis, dan menginginkan hak reduksi kembali, maka wajib dilakukan registrasi ulang.

Misalnya, PKS antara TNI/Polri dengan KAI yang habis masa berlakunya, atau surat tugas bagi wartawan yang sudah kadaluarsa.

Jika sebelumnya penumpang yang berhak atas tarif reduksi harus menyertakan fotokopi identitas di setiap transaksi di loket, kini cukup menyebutkan nama/ nomor HP/ nomor identitas, tanpa menyertakan fotokopi identitas lagi.

"Dengan kebijakan ini kami harap masyarakat yang berhak mendapat tarif reduksi semakin dimudahkan dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api," tuturnya.

Baca: Unggah Foto saat Naik Kereta Api, Mahfud MD Ceritakan Pengalaman Naik Argo Parahyangan

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved