Janji akan Tanda Tangani, Presiden Jokowi Mengaku Belum Terima Draft Perpres Mobil Listrik

Presiden Jokowi mengatakan peraturan presiden (Perpres) soal mobil listrik belum sampai di meja kerjanya.

Janji akan Tanda Tangani, Presiden Jokowi Mengaku Belum Terima Draft Perpres Mobil Listrik
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Mobil listrik Glory E3 dari DFSK dipamerkan di booth DFSK di pameran otomotif GIIAS 2019, Jumat (19/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Jokowi mengatakan peraturan presiden (Perpres) soal mobil listrik belum sampai di meja kerjanya.

Hal ini disampaikan Jokowi usai membatik di ‎Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).

Mantan Wali Kota Solo ini berjanji bakal segera menandatangani perpres tersebut. ‎Dia berharap pengembangan mobil listrik bisa segera dimulai.

"Kalau sudah sampai di meja saya, saya tandatangani pasti," ujar Jokowi.

Pemerintah, kata Jokowi, akan menyiapkan infrastruktur untuk menunjang produksi mobil listrik di dalam negeri.‎

Dengan tersedianya mobil listrik, Jokowi meyakini bisa mengurangi tingkat polusi di kota-kota besar.

Baca: JK Harap Mobil Listrik Bisa Terwujud Lima Tahun Mendatang

"Saya kira ke depan semua negara akan mengarah ke sana. Jadi tidak polisi, penggunaan bahan bakar nonfosil," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden Jokowi akan menandatangi Peraturan Presiden (Perpres) mobil listrik pada pekan ini. Namun peraturan tersebut masih terkendala kajian pemberian insentif.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani juga berharap Presiden Jokowi segera menandatangani peraturan presiden (perpres) soal mobil listrik. Pengusaha menilai pengembangan mobil listrik di Indonesia memberikan banyak peluang.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved