Tanggapan Big TV Terkait Upaya Hukum PKPU yang Dilakukan Advance Digital Broadcasting

Kerjasama antara BIG TV dengan ADB telah berlangsung lebih dari 5 tahun dan telah disepakati penyelesaiannya di antara kedua belah pihak

Tanggapan Big TV Terkait Upaya Hukum PKPU yang Dilakukan Advance Digital Broadcasting
IST
Big TV 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  PT Indonesia Media Televisi (BIG TV), penyelenggara layanan televisi berlangganan melalui satelit menanggapi berita sehubungan dengan upaya hukum yang dilakukan salah satu vendor BIG TV, yakni Advance Digital Broadcasting, SA (ADB).

Sampai dengan saat ini, BIG TV belum menerima surat dan atau pemberitahuan apapun terkait dengan upaya hukum sebagaimana diberitakan.

Direktur BIG TV, Johannes Tong, menyampaikan belum ada putusan yang mengabulkan permohonan PKPU atau pailit kepada BIG TV.

"Tidak ada penunjukan atau pengangkatan kurator dan pengurus untuk BIG TV,” kata Johannes Tong dalam keterangan pers tertulis, Jumat (16/8/2019).

Dikatakannya, kerjasama antara BIG TV dengan ADB telah berlangsung lebih dari 5 tahun dan telah disepakati penyelesaiannya di antara kedua belah pihak.

"Kami tetap berkomitmen untuk melayani konsumen dengan baik,” katanya.

Diberitakan Tribunnews, melansir dari Kontan, operator televisi berbayar Big TV, PT Indonesia Media Televisi tengah terjerat kasus utang piutang di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Menyusul upaya hukum penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang dimohonkan salah satu krediturnya, Advanced Digital Broadcasting SA. 

Mengutip dari laman sipp.pn-jakartapusat.go.id, Rabu (14/8), Advanced mendaftarkan permohonan PKPU ke pengadilan pada Jumat (2/8) lalu.

Dengan nomor perkara 166/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN Niaga Jkt.Pst. Sidang pertama digelar pada Senin (12/8) kemarin. 

Sayangnya, tidak disebutkan secara jelas pokok perkara yang menjadi dasar permohonan PKPU yang dilayangkan Advanced ke Big TV

Melalui pengadilan, Advanced meminta agar anak usaha Lippo Group itu menjalankan restrukturisasi utang melalui PKPU sementara selama 45 hari.

Sekaligus menunjuk Abraham Devrian dan Ade Bungsu Setiarini selaku pengurus PKPU, selanjutnya sebagai kurator apabila masuk dalam proses kepailitan. 

Big TV (ejaan berdasarkan merek dagang: BiG TV) merupakan penyedia jasa televisi berbayar yang diresmikan mengudara pada 9 September 2013, dioperasikan oleh PT Indonesia Media Televisi dan merupakan anak perusahaan oleh Lippo Group. 

Big TV dipancarkan melalui satelit JCSAT-13|JCSAT-8A / LIPPOSTAR-1, sebuah satelit telekomunikasi yang dipesan oleh Lippo Group bekerjasama dengan perusahaan Jepang, SKY Perfect JSat Corporation dan Mitsui Corporation 

Secara keseluruhan, saat ini Big TV memiliki 184 saluran yang menjadikan Big TV sebagai televisi satelit berbayar yang memiliki saluran terbanyak di Indonesia. 

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved