AP II Kembangkan Bisnis Pengelolaan Bandara di Pasar Afrika

Angkasa Pura II akan membantu negara-negara Afrika untuk meningkatkan skill, pengetahuan, pemanfaatan peralatan dan sumber daya lainnya

AP II Kembangkan Bisnis Pengelolaan Bandara di Pasar Afrika
Apfia Tioconny Billy
Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat ditemui di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menjelaskan AP II berencana memperluas pasar ke negara lain, satu di antaranya Afrika.

Hal itu disampaikan forum Indonesia – Africa Infrastructure Dialogue di Bali, 20-21 Agustus 2019.

Baca: AP II Ajak Pelajar Mengenal Kekayaan Indonesia Melalui Program Siswa Mengenal Nusantara

“Di pasar Afrika prioritas Angkasa Pura II adalah di Capacity Building Projects (pengelolaan bandara) dan mendukung Construction Project Investments (proyek konstruksi) baik itu di bisnis aero dan non-aero,” jelasnya.

Pada Capacity Building, Angkasa Pura II akan membantu negara-negara Afrika untuk meningkatkan skill, pengetahuan, pemanfaatan peralatan dan sumber daya lainnya dalam pengelolaan bandara.

Di tahap awal ini Angkasa Pura II telah mengidentifikasi 7 bandara potensial untuk Capacity Building yakni di Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Maroko dan Algeria.

Sementara itu terkait Construction Project Investments, Angkasa Pura II menjajaki peluang terlibat dalam pembangunan bandara di sisi darat (land side) dan sisi udara (air side) guna mendukung bisnis aero dan non-aero.

Terdapat 9 bandara yang dinilai potensial terkait Construction Project Investment yakni di Mesir, Ethiopia, Angola, Tanzania, Sudan, Afrika Selatan, Rwanda, Burkina Faso dan Zambia.

Baca: Pasca Kerusuhan, AP II Minta Penumpang Cek Status Penerbangan ke Hongkong

Muhammad Awaluddin mengatakan sektor kebandarudaraan di Afrika tengah berkembang dengan membuka lapangan pekerjaan bagi 7 juta orang, dan nilai investasi untuk bandara baru mencapai US$ 25 miliar berdasarkan data dari CAPA – Centre for Aviation.

"Angkasa Pura II ingin membagi pengalaman dalam mengelola dan mengembangkan bandara kepada negara-negara di Afrika," jelas Muhammad Awaluddin.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved