Produk Industri Plastik Lapas Cikarang Tembus Pasar Italia

Industri plastik Lapas Kelas III Cikarang, Bekasi yamg dibuat oleh warga binaan menjangkau pasar Italia.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri plastik Lapas Kelas III Cikarang, Bekasi yamg dibuat oleh warga binaan menjangkau pasar Italia.

"Saya dikabari mitra kami yang memasarkan produk teman-teman warga binaan di kelompok kerja industri plastik bahwa salah satu produk dipesan konsumen di Italia," ujar Kepala Lapas Cikarang Kadek Anton Budiharta di Cikarang, Sabtu (31/8/2019).

Kadek mengatakan produk tersebut adalah wadah kue mangkuk (cup cake) yang akan dipakai sebuah jaringan gerai toko kue eksklusif (patisserie) terkemuka di negara itu.

Menurut Kadek, sebenarnya itu bukan pertama kalinya produk industri plastik Lapas Cikarang dipakai jaringan toko terkemuka.

Sebelumnya, dirinya diberitahu mitra bahwa sebuah gerai kopi multinasional terkemuka memesan cangkir plastik untuk keperluan konsumen mereka.

"Kami bangga, karena bagaimana pun gerai kopi tersebut dikenal kedai kopi dunia yang punya nama, dengan standard yang tentu saja tinggi," tutur Kadek.

Lapas Cikarang, menurut Kadek, memang diarahkan untuk menjadi Lapas industri, yakni lapas yang kegiatan pembinaan keterampilan dan wirausahanya diarahkan kepada bidang industri kecil dan menengah.

Selain Pokja industri plastik yang kian menjadi ikon lapas tersebut, di Cikarang pun memiliki Pokja industri laundry, bakery, otomotif, industri kreatif, industri majun dan sebagainya.

Di industri plastik saat ini sudah ada empat mesin, yang menyerap 80-an tenaga kerja dalam empat giliran kerja (shift). Keempat mesin itu bekerja 24 jam karena membludaknya pesanan.

Dari 1757 warga binaan, 864 WBP atau lebih dari setengahnya aktif bergabung di berbagai pokja industri yang ada.

Produk industri kecil-menengah plastik di Lembaga Pemasyarakatan Cikarang telah diterima baik oleh pasar.

Produknya antara lain lunch box, tameng pasukan antihuru-hara, blender dan perangkat aksesoris otomotif, tidak hanya dipakai di lapas-lapas lain di Jawa dan luar Jawa, melainkan juga diserap banyak pabrikan di kawasan-kawasan industri Bekasi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved