Bank Mandiri Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hingga Akhir Tahun Rp14.200 per Dolar AS

Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih akan stabil hingga akhir 2019

Bank Mandiri Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hingga Akhir Tahun Rp14.200 per Dolar AS
TRIBUNNEWS.COM/RIA A
Direktur Keuangan Bank Mandiri Panji Irawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih akan stabil hingga akhir 2019, yakni berada di kisaran Rp14.200 hingga Rp14.300 per dolar AS.

"Kurs Rupiah pada kuartal 1 dan 2 tahun 2019 juga masih terkendali dengan nilai tukar sekitar Rp 14.200 per dolar AS," kata Direktur Keuangan Bank Mandiri Panji Irawan dalam Media Gathering "Macro Econimic Outlook 2019" di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Dia menjelaskan, stabilitas nilai tukar rupiah turut didorong oleh aliran modal asing yang masuk ke pasar obligasi dan pasar saham, masing–masing sebesar Rp 116 triliun dan Rp 59 triliun.

"Kami masih optimis stabilitas ekonomi internal dan eksternal kedepan masih akan terjaga," ucapnya.

Selain itu, Panji memperkirakan inflasi tahun 2019 sebesar 3,41. Sementara laju inflasi bulanan pada bulan Agustus tercatat sebesar 3,49 persen.

Baca: BI Proyeksikan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Tahun Depan di Kisaran Rp 13.900-Rp 14.300

"Angka ini masih dalam rentang target Bank Indonesia yang sebesar 3,5±1 persen," jelasnya.

Sementara itu, neraca perdagangan mulai menunjukkan perbaikan, dimana angka deficit pada periode Januari sampai dengan Juli 2019 berhasil diturunkan menjadi 1,9 miliar dolar AS, menurun dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 3,2 miliar dolar AS.

Secara keseluruhan, Bank Mandiri memandang stabilitas ekonomi Indonesia masih baik dan terjaga.

"Dengan terjaganya angka inflasi dan nilai tukar Rupiah, membuka ruang bagi Bank Indonesia untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter," pungkasnya.

Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat pada sesi pembukaan perdagangan Senin (9/9/2019) pagi.

Mengacu data Bloomberg, mata uang Garuda bergerak turun 9,5 poin atau setara 0,07 persen ke posisi Rp14.087 per USD dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp14.101 per USD.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved