Kabut Asap

Penumpang Lion Air Ngamuk karena Penerbangan Delay Akibat Kabut Asap

Sekitar dua penumpang Lion Air JT 162 rute Jakarta-Singapura mengamuk karena penerbangan mengalami keterlambatan (delay).

Penumpang Lion Air Ngamuk karena Penerbangan Delay Akibat Kabut Asap
TRIBUNNEWS/RIA ANASTASIA
Dua penumpang Lion Air JT 162 rute Jakarta-Singapura mengamuk karena penerbangan mengalami keterlambatan (delay) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (25/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Sekitar dua penumpang Lion Air JT 162 rute Jakarta-Singapura mengamuk karena penerbangan mengalami keterlambatan (delay) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (25/9/2019).

Penerbangan yang dijadwalkan pukul 13.45 WIB itu awal tertunda 15 menit. Pilot di dalam kabin mengatakan, keterlambatan itu karena masih menunggu antrean di Bandara Singapore Changi Airport.

Beberapa saat kemudian, para penumpang yang sudah masuk pesawat diminta kembali ke ruang tunggu terminal 2 Bandara Soekarno Hatta. Alasannya, lalu lintas penerbangan menuju bandara tersebut terganggu akibat kabut asap.

"Penumpang yang terhormat, karena ada kabut asap di Changi Airport, penerbangan didelay hingga pemberitahuan lebih lanjut. Mohon kembali ke ruang tunggu terminal," kata pilot di pesawat tersebut.

Baca: Rumah Mewah Nia Ramadhani Halamannya Seluas Lapangan Bola, Ada Perosotan di Kamar Anak

Kondisi di ruang tunggu terminal itu cukup menegangkan. Puluhan penumpang mengerumuni petugas di terminal untuk meminta kejelasan.

Bahkan ada yang berteriak-teriak tidak terima dengan kejadian tersebut.

Baca: Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPR Ricuh, Komnas HAM Panggil Irwasum Polri

"Anda tidak usaha bohong. Saya punya teman di Singapura, tidak ada asap di Changi," teriak seorang wanita perempuan.

"Bohon. Ini sudah tidak benar. Saya rugi berjuta-juta tanggung jawab," timpang penumpang laki-laki di sampingnya.

Tribunnews.com sudah menelepon Head of Corporate Communication Lion Air Danang Mandala Prihartono. Dia mengatakan akan menginvestigasi lebih lanjut terkait kejadian ini.

"Baik, akan kami tindaklanjuti segera ya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," kata Danang saat dihubungi, Rabu (25/9/2019).

2 Attachments

Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved