Setelah Rekomendasi Berhenti Operasi, Direksi Sriwijaya Air Mengundurkan Diri

Pasca beredarnya surat rekomendasi untuk menghentikan operasional perusahaan, kini dua direksi Sriwijaya Air memutuskan untuk mengundurkan diri.

Setelah Rekomendasi Berhenti Operasi, Direksi Sriwijaya Air Mengundurkan Diri
(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)
Pesawat Sriwijaya Air 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari maskapai Sriwijaya Air.

Pasca beredarnya surat rekomendasi untuk menghentikan operasional perusahaan, kini dua direksi Sriwijaya Air memutuskan untuk mengundurkan diri.

Kedua direksi yang mengundurkan diri, yaitu Direktur Operasi Capt. Fadjar Semiarto dan Direktur Teknik: Romdani Ardali Adang.

Fadjar mengatakan pengunduran diri itu karena surat rekomendasi untuk menghentikan operasional tidak digubris oleh perusahaan.

Sriwijaya Air
Sriwijaya Air (dok Sriwijaya Air)

"Karena surat ini tidak direspon dan tetap melanjutkan penerbangan secara normal, kami memutuskan untuk mengundurkan diri untuk menghindari conflict of interest," katanya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (30/9/2019).

Baca: Penjelasan Sriwijaya Air Soal Rekomendasi Hentikan Operasi

Baca: 18 Pesawat Dikandangkan, Sriwijaya Air Beroperasi Dengan Hanya 12 Pesawat

Sebelumnya, Toto membuat pernyataan tertulis mengenai surat rekomendasi pemberhentian operasional Sriwijaya Air itu.

Menurutnya, surat rekomendasi berhenti operasi yang beredar di media merupakan masukan yang bersifat internal dan disampaikan kepada seluruh jajaran Top Management Sriwijaya Air dan NAM Air dengan maksud menghindari setop operasi.

“Pertama bahwa saya tidak pernah sama sekali membicarakan ini kepada pihak di luar perusahaan. Ini murni masukan yang hendak saya sampaikan dalam rapat managemen terkait temuan dan kondisi beberapa waktu yang lalu dan sifatnya kondisional saja,” ucap Toto dalam keterangannya, Senin (30/9/2019).

Sebelumnya diberitakan, beredar di kalangan media surat rekomendasi menghentikan operasional perusahaan untuk direksi Sriwijaya Air.

Rekomendasi itu tertuang dalam surat nomor 096/DV/INT/SJY/IX/2019 tertanggal 29 September 2019 yang ditulis oleh Direktur Keamanan Sriwijaya Air Toto Subandoro ke Plt. Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson I Jauwena.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved