Truk Sempat Dibatasi Beli Solar Subsidi, Aptrindo Inginkan Insentif Peremajaan Armada

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sempat membatasi kuota jenis solar subsidi untuk truk perusahaan sawit dan tambang.

Truk Sempat Dibatasi Beli Solar Subsidi, Aptrindo Inginkan Insentif Peremajaan Armada
Serambi Indonesia/Rizwan
Puluhan truk yang mengangkut batu bara milik PT Mifa Bersaudara dan PLTU Nagan Raya, tertahan karena diblokir warga di Jalan Samudra II, Ujong Kalak, Meulaboh sebagai bentuk protes terhadap jalan rusak tidak diaspal kembali, Rabu (15/10/2017). SERAMBI/RIZWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Roa Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sempat membatasi kuota jenis solar subsidi untuk truk perusahaan sawit dan tambang.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya over kuota jenis solar subsidi hingga akhir tahun ini.

Menanggapi itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengaku tak keberatan.

Asal saja, kata dia, pembatasan subsidi tersebut dibarengi dengan keringanan biaya untuk peremajaan armada.

“Sebaiknya subsidi ini (dialihkan) jadi stimulus untuk peremajaan armada. Karena ada truk lebih dari 30 tahun usianya,” kata Gemilang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (6/10/2019).

Baca: Pelaku Industri Logistik Keluhkan Aturan BPH Migas Batasi Penjualan Solar Bersubsidi

Dia mencontohkan, sejumlah kebijakan yang bisa diberikan pemerintah, antara lain penerapan uang muka atau down payment (DP) 0 persen untuk pembelian angkutan barang.

Selain itu, pelaku usaha berharap bisa mendapat relaksasi untuk tenor cicilan agar menjadi lebih panjang.

"Barangkali dengan stimulus dari kompensasi (pembatasan) BBM subsidi, misalnya untuk peremajaan DP 0 persen, tenor 5-7 tahun seperti di luar negeri sudah diterapkan seperti itu," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi, permintaan tersebut memungkinkan untuk dikabulkan.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved