Enam Fintech P2P Lending Terima Surat Tanda Berizin dari OJK

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memberikan sertifikat perizinan kepada platform fintech lending

Enam Fintech P2P Lending Terima Surat Tanda Berizin dari OJK
Reynas Abdila
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memberikan sertifikat perizinan kepada platform fintech lending yang menerima status berizin di Hotel Four Season Jakarta, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memberikan sertifikat perizinan kepada platform fintech lending yang menerima status berizin di Hotel Four Season Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Hal itu dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan surat tanda berizin dan terdaftar kepada enam fintech peer to peer (P2P) lending per 30 September 2019.

Adapun enam entitas fintech P2P lending tersebut antara lain Modalku, Pendanaan, Kredit Pintar, Maucash, Finmas, dan KlikACC.

Baca: Fintech Ilegal Makin Menjamur, Masyarakat Diminta Cermat

Baca: Epistemologi Teknologi Fintech dalam Perspektif Ekonomi Syariah Dibedah di Seminar Internasional Ini

Penambahan ini maka sudah 13 entitas fintech P2P lending yang berizin dari 127 fintech terdaftar di OJK.

OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggaraan fintech peer to peer lending yang sudah berizin dari OJK.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi yang hadir dalam kesempatan ini mengatakan konsisten mendorong pertumbuhan industri peminjaman uang berbasis teknologi.

“Kami akan jaga agar industri ini tetap sehat di masa depan. Kami mendukung inklusi keuangan yang sehat bukan yang sakit seperti yang dilakukan fintech ilegal,” kata Hendrikus.

OJK mencatat akumulasi pinjaman dari 127 fintech peer to peer lending senilai Rp 54,71 triliun per Agustus 2019.

Nilai ini tumbuh 141,4 persen year to date (YTD) dari posisi Desember 2018 senilai Rp 22,66 triliun.

Adapun pinjaman P2P lending sepanjang awal tahun hingga Agustus sebesar Rp 32,05 triliun.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved