Kantongi Izin OJK, Fintech Peer to Peer Lending Janji Genjot Inklusi Keuangan di Indonesia

Sejumlah perusahaan fintech peer-to-peer lending resmi mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kantongi Izin OJK, Fintech Peer to Peer Lending Janji Genjot Inklusi Keuangan di Indonesia
Tribunnews/JEPRIMA
Pengunjung menggunakan aplikasi dari sebuah perusahaan fintech pada acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah perusahaan fintech peer-to-peer lending resmi mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Atas izin yang telah mereka miliki, pelaku industri ini bertekad mendorong pertumbungan inklusi keuangan lebih tinggi lagi di Indonesia dengan meningkatkan kerjasama dengan institusi keuangan lainnya seperti perbankan, perusahaan pembiayaan dan asuransi.

CO-Founder dan CEO Pendanaan (KTA Kilat) Dino Martin menyatakan pihaknya akan menjaga kepercayaan yang diberikan regulator dengan mengedepankan praktik good coporate governance.

"Kami siap menjadi partner teknologi bagi perbankan dan perusahaan pembiayaan konvensional dalam penyediaan teknologi penilaian kredit dan mesin analisa risiko untuk penyaluran kredit ultra mikro," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Wisely Wijaya, CEO dari Kredit Pintar mengatakan pihaknya mendukung penuh misi pemerintah meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sesuai target OJK sebesar 75 persen di 2019.

Baca: Selain MRT dan Transjakarta, DKI Juga Akan Operasikan Kereta Tanpa Awak dan Bus Amfibi

Pihaknya juga siap mentaati, mengikuti syarat dan peraturan yang ada di POJK 77 sebagai fintech peer-to-peer lending.

Baca: Perumnas Fasilitasi Penyediaan Perumahan untuk Karyawan Astra International

"Kami ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan yang berada di ekosistem fintech dalam menjaga kepentingan untuk menciptakan ekosistem yang sehat. Bertambahnya beberapa perusahaan yang telah berizin, dapat dilihat bahwa industri fintech semakin kuat," ucap Wisely.

Saat ini terdapat 13 fintech lending yang mengantongi izin layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi dari OJK dengan Surat Nomor Keputusan Izin Usaha KEP -83/D.05/2019 per 30 September 2019.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved