Antisipasi Perang Dagang, Menperin Janji Pangkas 18 Regulasi Penghambat Ekspor-Impor

Airlangga Hartarto menegaskan, penghapusan itu akan dilakukan sebelum Jumat, 18 Oktober 2019.

Antisipasi Perang Dagang, Menperin Janji Pangkas 18 Regulasi Penghambat Ekspor-Impor
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Peluncuran buku Airlangga Hartarto berjudul 'Merajut Asa, Membangun Industri Menuju Indonesia yang Sejahtera dan Berkelanjutan' di Jakarta, Senin (14/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, pihaknya akan menghapus 18 regulasi demi mengantisipasi berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat dai China  yang diprediksi berdampak pada terjadinya resesi global.

Airlangga menjelaskan, regulasi yang selama ini menghambat laju ekspor dan impor itu akan dihapuskan menjelang berakhirnya tugas sebagai Menperin dalam kabinet kerja Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK).

"Kami akan melakukan penghapusan 18 regulasi dan penyederhanaan regulasi," ujar Airlangga, di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019).

Airlangga Hartarto juga memaparkan penghapusan itu akan dilakukan sebelum Jumat, 18 Oktober 2019.

"Sebelum Jumat (harus) sudah jelas," kata Airlangga.

Baca: MPR Sepakat Presiden Dilantik Pukul 14.30 WIB

Namun, Airlangga regulasi apa saja yang akan disasar.

Perlu diketahui, masa jabatannya sebagai Menteri Perindustrian memang akan berakhir beberapa hari ke depan.

Baca: Dahnil sebut Partai Gerindra Siap Jadi Oposisi atau Gabung Koalisi

Menjelang selesai masa jabatannya, Airlangga merilis sebuah buku yang menceritakan perjalanannya selama beberapa tahun ini di kabinet Jokowi-JK.

Buku tersebut berjudul 'Merajut Asa, Membangun Industri Menuju Indonesia yang Sejahtera dan Berkelanjutan'.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved