Kembangkan Infrastruktur Transportasi di Danau Toba,Kemenhub Siapkan Rp1 Triliun

Dari total anggaran tersebut, Rp1,06 triliun disiapkan untuk mengembangkan infrastruktur transportasi udara, darat, penyeberangan hingga kereta api

Kembangkan Infrastruktur Transportasi di Danau Toba,Kemenhub Siapkan Rp1 Triliun
TRIBUNNEWS.COM/RIA A
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat peresmian pembangunan kawasan The Kaldera 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menyiapkan total anggaran sebesar Rp4 triliun untuk pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba di Sumatera Utara pada 2020.

Dari total anggaran tersebut, Rp1,06 triliun disiapkan untuk mengembangkan infrastruktur transportasi udara, darat, penyeberangan hingga perkeretaapian.

"Kami di kabinet dapat arahan pak presiden (Jokowi) bahwa danapembangunan digunakan untuk yang bermakna, di antaranya untuk pariwisata 5 bali baru, termasuk Danau Toba. Toba insiatif luar biasa Toba dapat prioritas dari Kemenhub dapat Rp1 triliun," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam peresmian pembangunan kawasan The Kaldera di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, Senin (14/10/2019).

Untuk transportasi udara, Kemenhub menganggarkan Rp70 miliar untuk pengembangan Bandara Sibisa. Pengembangan itu berupa perpanjangan landasan pacu (runway) hingga revitalisasi terminal. Pemerintah juga tengah mengembangkan Bandara Internasional Silangit.

Baca: Menteri Budi Karya Targetkan LRT Jabodebek Mulai Beroperasi Tahun 2021

"Bandara Sibisa ini nanti bisa didarati private jet atau jenis-jenis ATR," ucapnya.

Kemudian, lanjut Budi, Kemenhub akan mengembangkan 12 pelabuhan penyeberangan di sekitar Danau Toba. Di antaranya Pelabuhan Balige, Muara, Ambarita, Ajibata, Simanindo, Tigaras, Sipinggan, Onanrunggu, Onanbaru, Neinggolan, Pakkara, dan Marbuntoruan.

"Kita bangun 12 dermaga, penambahan dua kapal Roro. Saya pikir ini akan masif sekali, Toba akan menjadi danau yang sibuk hubungkan satu tempat dengan yang lain. Nanti terminal akan dihiasi bangunan-bangunan tematik Batak dengan kuliner budaya dan lainnya," jelas dia.

Selain itu, akan disediakan bus dari Silangit menuju Ajibata dan Silangit ke Kaldera. "Kita mensubsidi mereka katakanlah mustinya angka ekonomis berapa Rp20 ribu nanti kita subsidi jadi Rp5 ribu atau berapa. Supaya harga terjangkau dan mudah diakses masyarakat," kata Budi.

Dia menargetkan proyek pembangunan tersebut bisa selesai di akhir 2020.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved