Diperintahkan Kemenhub Larang Terbang, Garuda Akui Kandangkan Pesawat Boeing 737NG

Garuda Indonesia menyatakan telah mengkandangkan atau grounded satu armada B737-800NG yang diduga mengalami retakan

Diperintahkan Kemenhub Larang Terbang, Garuda Akui Kandangkan Pesawat Boeing 737NG
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
MENDARAT MULUS - Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 PK- GND membawa penumpang dari Jakarta mendarat mulus di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, di Jalan Poros Samarinda- Bontang, Kalimantan Timur, Selasa ( 20/11/2018). Maskapai Garuda Indonesia bakal tambah frekuensi penerbangan Samarinda-Jakarta. (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia menyatakan telah mengkandangkan atau grounded satu armada B737-800NG yang diduga mengalami retakan pada pickle fork pesawat sejak 5 Oktober 2019 lalu.

"Garuda Indonesia telah melakukan antisipasi grounded pada satu armada B737-800NG sejak 5 Oktober 2019 lalu," kata VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan dalam keterangannya, Selasa (15/10/2019).

Langkah tersebut diambil pasca maskapai berpelat merah itu melakukan prosedur inspeksi dan pemeriksaan komprehensif terhadap armada B737-800NG yang dioperasikan, sesuai arahan dari Federal Aviation Administration (FAA) terkait Continued Airworthiness Notification to the International Community (CANIC).

Pemeriksaan itu dilakukan khususnya untuk pesawat yang telah mencapai 30 ribu siklus terbang (flight cycle).

Baca: Ada Keretakan, Kemenhub Larang Pesawat Boeing Garuda dan Sriwijaya Air Terbang

Dari pemeriksaan tersebut, Iksan menjelaskan bahwa ada tiga unit Boeing NG milik Garuda Indonesia yang sudah mencapai flight cycle 30.000.

Adapun, mayoritas pesawat Boeing Seri NG yang dioperasikan Garuda Indonesia masih tergolong baru, sehingga banyak yang belum mencapai angka flight cycle tersebut.

Ikhsan mengatakan, perseroan tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama pabrikan pesawat asal Amerika Serikat, Boeing.com atas temuan pemeriksaan itu.

"Kami juga terus melaksanakan koordinasi intensif bersama Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan dalam menindaklanjuti laporan FAA tersebut tentunya dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan penerbangan sesuai regulasi yang berlaku," kata Ikhsan.

Menurutnya, Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan nasional terus berupaya mengedepankan komitmen dan budaya safety dalam seluruh lini operasionalnya.

"Hal tersebut sejalan dengan value aspek safety sebagai core operasional perusahaan yang sudah tertanam dalam budaya kerja jajaran karyawan dan lini operasional Garuda Indonesia," pungkasnya.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved