Breaking News:

Buka Pameran Industri Transportasi dan Logistik, Menhub Harapkan Ekspor Tumbuh

Menhub berharap pameran yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia selain meningkatkan investasi juga meningkatkan ekspor nasional.

TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Armada Go-Box di sebuah pameran industri transportasi di Jakarta, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka pameran Indonesia Transport Supply Chain & Logistics (ITSCL) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

Menhub berharap pameran yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia selain meningkatkan investasi juga meningkatkan ekspor nasional.

“Kami apresiasi Kadin dalam rangka memfasilitasi tempat bertemunya pelaku usaha industri, stakeholder terkait asosiasi, dan regulator dalam menunjang fokus pemerintah meningkatkan m ekspor," kata Budi.

Menhub menambahkan bahwa pameran transportasi dan logistik juga mendorong ekonomi makro yang berjalan tidak begitu baik.

Menurutnya perlu sinergitas antara pemerintah, bumn dan swasta untuk mewujudkan perbaikan distribusi dan sistem logistik di Indonesia.

“Swasta dalam hal ini melalui Kadin mengajak semua pelaku usaha untuk memberi kontribusi," jelasnya.

ITSCL 2019 diramaikan 100 peserta pameran dari 12 negara dan menampilkan penyedia jasa transportasi darat, laut dan udara.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan ekspor pada perdagangan September 2019.

Baca: Super Hub Tanjung Priok Bakal Pangkas Biaya Logistik Rp 765 Triliun

Kepala BPS, Suhariyanto menyebut nilai ekspor mencapai 14,1 miliar dolar Amerika Serikat.

"Penurunan cukup tajam 5,74 persen secara year on year," kata Suhariyanto di Gedung BPS, Selasa (15/10/2019).

Nilai ekspor negatif dipengaruhi penurunan di sektor non-migas dan migas.

Secara sektoral, perubahan ekspor September 2019 di antaranya migas turun 37,13 persen menjadi 0,83 miliar dolar AS, pertanian naik 12,24 persen menjadi 0,36 miliar dolar, pengolahan turun 0,44 persen menjadi 10,85 miliar dolar AS, dan pertambangan turun 14,82 persen menjadi 2,06 miliar dolar AS.

Penulis: Reynas Abdila
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved